Mon. Jan 18th, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Adanya KEK di Jateng Akan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 7%

2 min read

Kendal, Wartakadin. Presiden Joko Widodo pada 14 November 2016 lalu sudah meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kendal. Diharapkan kawasan industri ini menjadi KEK yang terbaik di Indonesia. Selain Kendal, ada Kawasan Industri Brebes dan kawasan wisata di Magelang. Dari tiga kawasan ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah mencapai 7 persen.

KEK merupakan kebijakan baru yang memberi kemudahan perijinan dan insentif pajak bagi investor dimaksudkan akan terjadi lonjakan investasi yang lebih besar di Jawa Tengah dalam targetnya adanya peningkatan ekonomi yang sekaligus mengurangi kemiskinan dan pengangguran di Jawa Tengah dan khususnya di Kabupaten Kendal.

Hal ini seperti yang disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal Muh Toha, sehubungan dengan terjadinya Pandemi Covid 19 berdampak pada ekonomi macro juga dialami pengembang kawasan industri yang tidak bisa bergerak karena para investor juga tidak berani tanamkan investasinya.

“Pandemi Covid 19 berpengaruh sampai kearah global yang membuat investasi terhambat. Mereka saat ini hanya wait and see,” ungkap Toha kepada wartakadin.com di kantornya hari ini.

Selain kendala yang dihadapi KEK di Kendal, permasalahan pembebasan tanah sebagian kecil belum clear. Juga persoalan ketersediaan air bersih yang masih menggunakan air dalam tanah.

Kendala ini menurut Muh Toha seharusnya Pemerintah Pusat segera turunkan anggarannya untuk membangun bendung kali Blorong yang terealisasi di akhir 2020 dan akan selesai Tahun 2021.

Khusus untuk rakyat Kendal, kedepan jelas sangat menaruh harapan kepada Kawasan Ekonomi Khusus yang bisa menampung investor membangun pabrik untuk menyerap angkatan kerja khususnya dari warga Kendal.

“Mudah-mudahan dengan adanya KEK Kendal yang didukung oleh regulasi dan kemudahan berinvestasi bagi calon investor, harapan Kabupaten Kendal jadi Kota Industri akan tercapai,” ucap Toha.

Karena pembangunan KEK khususnya di Kabupaten Kendal ada pembagian tugas yang harus dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Kendal yang disesuaikan dengan porsi dan kewenangannya untuk mengatasi kendala infrastruktur. Demikian bincang-bincang wartakadin.com dengan Sekda Kab.Kendal Muh Toha terkait kendala yang dihadapi KEK Kendal saat ini. (Sriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *