Mon. Oct 26th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Alat Pantau Kualitas Udara dan Pengolah Air Limbah Industri Buatan BBTPPI Semarang

2 min read

Saat ini Kementerian Perindustrian tengah fokus pada kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang) yang aplikatif untuk mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing sektor industri.

Salah satu temuan risetnya adalah teknologi pemantauan kualitas udara real-time (Real Time Emission Monitoring) dan pemantauan air secara terus menerus melalui ozonasi katalitik. Inovasi ini merupakan hasil kerja BBTPPI.

BBTPPI sebagai salah satu unit teknis di bawah BPPI Kemenperin terus melakukan inovasi litbang untuk mendukung implementasi industri 4.0 dengan tetap mengacu kepada visi menjadi pusat unggulan untuk litbang teknologi dan layanan teknis di bidang industri hijau.

Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara mengapresiasi hasil riset BBTPPI Semarang yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola limbah cair dan gas yang dikeluarkan oleh industri. Alat tersebut dibuat untuk mengurangi pencemaran lingkungan.

Ngakan pun berharap, air bersih yg dihasilkan dari pengolahan ozonasi katalitik bisa dimanfaatkan kembali oleh industri yang menghasilkannya. Sehingga alat ini mempunyai fungsi untuk mengurangi pemborosan air dan pencemaran air. Kalau industri bisa menghemat air, itu akan sangat bagus.

Kemenperin berencana menerapkan alat tersebut di industri tekstil yang ada di sekitar sungai Citarum, Jabar. Direncanakan Kemenperin juga akan bekerjasama dengan industri terkait. Sebelum itu, alat ini dipatenkan terlebih dahulu, termasuk alat Real Time Emission Monitoring.

Sementara itu, Kepala BBTPPI Semarang Ali Murtopo S menjelaskan, keunggulan Real Time Emission Monitoring adalah sistem yang terpadu dan terintegrasi berbasis web untuk monitoring udara dari cerobong unit produksi dengan basis monitoring teknologi sensor electrochemical & evaluasi buangan udara pada industri.

Konsep monitoring dan analisis gas buang yang terintegrasi merupakan langkah berbasis Internet of Things (IoT) yang dikembangkan BBTPPI, dengan sebuah objek (sensor electrochemical) mentransfer data lewat jaringan melalui dashboard berbasis web.

Selanjutnya, hasil litbang unggulan Teknologi Ozonasi Katalitik juga menawarkan berbagai kelebihan untuk pengembangan teknologi penggunaan ulang (reuse) air limbah industri.

Dengan adanya teknologi ini, air limbah industri yang umumnya dibuang ke selokan atau sungai, kini bisa diolah lebih efisien dan ramah lingkungan jika air limbah di-reuse menjadi air proses atau air bersih untuk digunakan kembali.

Keunggulan lain yang dimiliki Teknologi Ozonasi Katalitik adalah hemat energi. Bahkan, dari sisi biaya, teknologi ozonasi katalitik dapat mengeluarkan biaya yang lebih hemat.

Dengan berbagai keistimewaan itu, BBTPPI optimistis air limbah industri yang ada di Indonesia dapat diolah dan digunakan kembali sebagai air proses atau air bersih menggunakan ozonasi katalitik. Dengan demikian, teknologi ini menjadi solusi alternatif terhadap pengolahan limbah ramah lingkungan.

Sumber : @kemenperin_RI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *