Sel. Sep 27th, 2022

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Ancaman Narkoba Di Indonesia Wajib Diwaspadai

1 min read

Kendal, wartakadin. Peredaran gelap dan pengguna narkoba di Indonesia cukup memprihatinkan. Hal ini bisa dilihat dari data yang ada menunjukkan angka 1,92 persen. Atau sekitar 5 juta orang telah menjadi pengguna narkoba. “Bisa menjadi ancaman generasi selanjutnya apabila tidak dihentikan sekarang,” demikian keprihatinan ini disampaikan Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Pol Purwo Cahyoko.

Brigjen Pol Purwo Cahyoko menyampaikan hal ini saat memberikan sambutan pada acara Penandatanganan Komitmen Pondok Pesantren Bersinar dan Pengukuhan Satgas Antinarkoba Pondok Pesantren Kabupaten Kendal di Pendopo Tumenggungan Bahurekso pada Rabu (16/2/2022).

“Ada data yang berhasil diungkap oleh pihak keamanan, selain juga ada yang belum terungkap mungkin lebih banyak lagi,” tutur Purwo Cahyoko. Hal ini menjadi kewaspadaan kita bersama terhadap penyalahgunaan narkoba terutama di kalangan generasi muda. Purwo Cahyoko mengingatkan.

BNNP Provinsi Jawa Tengah juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal yang telah merintis pondok pesantren bersinar (bersih narkoba).”Ini menjadi yang pertama dan akan terus dikembangkan di daerah lain di Jawa Tengah,” katanya.

Sementara Ketua Pelaksana Program Pesantren Bersinar Gus Nurul Anwar mengatakan, program ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi secara dini peredaran narkoba dan pengguna narkoba. “Dimulai dari lingkungan pesantren diharapkan akan melahirkan generasi handal tanpa narkoba,” demikian harapannya.

Untuk tahap awal, ada lima pondok pesantren bersinar diantaranya : Mambaul Hikmah Kaliwungu, Walisongo Plantungan, EI Juta Kedungsuren, Sirujudin Tolibin Pegandon dan Hidayatul Mubtadiin Patebon. Sriyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru