Ming. Sep 25th, 2022

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Balon Kades Boja Prima Sigit Mukardono, Pesannya : “Pilihlah Kepala Desa Yang Berilmu Dan Jujur”

2 min read

Kendal, wartakadin.com Pelaksanaan Pilkades Serentak di Desa Boja Kecamatan Boja yang membuka pendaftaran dari tanggal 1 September 2022 hingga hari ini (9/9/2022) sudah menjaring enam pelamar yang menyerahkan berkas lengkap dinyatakan sah oleh P2KD Boja Supriyadi di kantor desa setempat.

Pendaftar ke enam adalah Prima Sigit Mukardono warga Gentan Kidul yang membawa berkas lamaran calon kepala desa Boja pada pukul 8.30 hari ini dengan didampingi para pendukung dan dinyatakan sah menjadi bakal calon (balon) kepala desa Boja Kecamatan Boja Kabupaten Kendal.

Prima, nama panggilan akrab, ditemui wartakadin.com usai mendampingi kegiatan pelatihan peternakan kambing Desa Ngabean, menyampaikan kesiapannya bertarung dalam memperoleh kemenangan sebagai kepala desa Boja periode 2022 – 2028.

Diakui maju di Pilkades Boja ini untuk yang kedua kalinya. “Insya Allah optimis saya didukung oleh masyarakat Boja,” akunya. Selain merasa memiliki pengalaman 4 tahun menjadi pendamping desa, BPD Boja 12 tahun dan RT selama 25 tahun dan kematangannya dalam ilmu kepemimpinan, juga adanya dorongan masyarakat yang memintanya maju lagi di Pilkades Boja.

Dengan melihat Pilkades Boja tahun ini, tutur Prima ada kecenderungan pemilihnya lebih cerdas dan lebih berkualitas. Juga dilatarbelakangi, karena masyarakat sudah banyak yang kecewa selama 6 tahun ini hingga dalam pertarungan Pilkades Boja tahun ini akan semakin ketat. “Saya selaku warga punya kewajiban untuk bangun desa. Saya punya cita-cita desa Boja kedepan lebih berbeda kearah lebih baik dari yang sebelumnya,” tuturnya.

Selanjutkan dikatakan, dalam Pilkades Boja yang animonya banyak, masyarakat sudah tahu apa tujuannya. “Kalau niatnya baik tidak apa-apa tetapi perlu didasari dengan ilmu. Contohnya saya kalau melakukan sesuatu tidak didasari ilmu, saya tidak berani melangkah,” akunya.

Berbicara Desa Boja kedepan, katanya, yang perlu dibenahi adalah untuk menentukan desa Boja tematiknya seperti apa. “Menurut saya yang tepat desa Boja tematiknya adalah Desa UMKM,” jelasnya. Dan yang perlu dibenahi terkait, transparansi, pelayanan masyarakat, keterbukaan penggunaan dana desa dan pengelolaan BUMDes dan pendataan orang miskin. “Untuk tidak menimbulkan sak wasangka, perlu keterbukaan pelaksanaan pembangunan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan,” imbuhnya.

Focus Pengembangan Ekonomi Desa

“Desa Boja terdiri dari 10 dusun perlu adanya skala prioritas, jangan hanya phisik terus juga perlu adanya pengembangan ekonomi yang support usaha untuk mengurangi pengangguran dan sumber daya manusia (SDM) terutama pembinaan UMKM melalui pelatihan packaging, kualitas produk, dan pemasaran lewat online perlu digenjot terus,” paparnya.

Maju Pilkades Boja, visinya akan menaikkan Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui inventarisir aset-aset desa yang sepanjang jalan untuk bangun kios-kios desa dan UMKM. Juga melalui pengelolaan parkir di sepanjang jalan poros Boja dari parkir pasar, instansi, dan penataan eks kawedanan untuk menampung UMKM. “Pengelolaan parkir dilakukan melalui BUMDes dengan ikut lelang Dishub Kab. Kendal,” tambahnya.

Prima juga menyinggung tentang pelestarian budaya desa Boja seperti wisata religi akan dibangun sentra-sentra UMKM di makam Nyai Dapu seperti makam-makam wali selain tradisi syawalan akan diadakan lagi.

Terkait dengan dukungan visi-misi bupati perihal BKK (bantuan dusun), menurut Prima, usulannya perlu adanya skala prioritas yang disesuaikan dengan tematik desa. “Desa yang tematiknya UMKM , yang diusulkan wisata ya tidak masuk. Demikian pula untuk bantuan dusun, tentunya Desa Boja mengusulkan sesuai dengan tematiknya yaitu untuk support UMKM” pungkasnya. Sriyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru