Kam. Sep 23rd, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Bangun Industri Berbasis Lokal Di Kabupaten Kendal

1 min read

Contoh produk UMKM Desa Jungsemi Kangkung Kendal

Berbagai kendala yang dihadapi Pemerintah dalam menarik investasi asing, ini perlu disikapi oleh para pemangku daerah untuk mencarikan solusinya. Yakni dengan angkat potensi yang ada melalui support APBD. Seperti contohnya Kabupaten Kendal sudah ada industri rumahan dan UMKM yang memproduksi potensi yang ada. Seperti produk olahan bandeng dari hasil perikanan dan hasil tangkapan nelayan untuk diolah menjadi ikan yang dikemas dalam kalengan misalnya. Jambu biji merah, pisang prabu, ketela pohon, jagung dll bisa diproduksi berupa makanan ringan dan jenis minuman.

Pemerintah Kabupaten Kendal perlu inventarisir potensi ini untuk bahan kajian kedepan yang diusulkan mendapat prioritas anggaran dari APBD Kabupaten Kendal dalam upaya mewujudkan Kendal sebagai Kota Industri. Kriteria Kota Industri Kendal ini harus memiliki karakteristik untuk mengangkat brand Kendal dikenal dan memiliki Magnit Ekonomi.

Membangun Kota Industri apabila hanya mengandalkan dari investasi asing itu namanya bukan membangun kota industri. Tetapi hanya sekedar menampung investasi untuk membangun pabrik menurut keinginan para investor yang menanamkan investasinya. Tetapi bisa keduanya bergerak maju bersama untuk mempersempit kesenjangan sosial dan ekonomi daerah.

Kalau industri yang dibangun melalui penyediaan lahan kawasan industri tujuan utamanya untuk mengatasi pengangguran dan sempitnya lapangan kerja. Tetapi industri yang dibangun dari rakyat jelasnya untuk memberantas adanya kemiskinan yang otomatis mengurangi anggaran Pusat yang saat ini berupa BST dan Bansos.

Masalah kemiskinan sebenarnya yang lebih tahu dalam penanganannya adalah dari Pemerintah Daerah yang membuat program-programnya. Sedangkan Pemerintah Pusat dan Provinsi bisa turunkan anggarannya untuk program peningkatan SDM dan Support sarana dan prasarana. (Sriyanto)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *