Sat. May 8th, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Bentuk Kendal Bisnis Center Untuk Wujudkan Kendal Kota Industri

2 min read

Bentuk Kendal Bisnis Center Untuk Wujudkan Kendal Kota Industri

Kendal, wartakadin. Untuk membangun Kabupaten Kendal sebagai Kota Industri perlu adanya dukungan, pemikiran dari orang-orang pendahulu yang tau seluk beluk masalah-masalah yang berkaitan dengan industri dan tata kelolanya. Untuk mewujudkan Kendal menjadi kota industri dibutuhkan konsep yang ini nantinya untuk dijadikan progress untuk dipresentasikan kepada calon investor.

Sedangkan untuk membuat konsep bangun kota industri, tentunya yang bisa menyusun adalah orang-orang yang ahli dan berkompeten di bidang industri selain infrastruktur pendukung industri.

Sebagai bahan masukan kepada Pemerintah Kabupaten Kendal yang akan datang yakni dipimpin oleh pemenang Pilkada 2020. Atau berdasarkan penghitungan cepat dimenangkan Paslon Dico Ganinduto dengan Windu Suko Basuki (DIBAS) yang menyampaikan visi misi Kendal Kota Industri dan Pariwisata, H. Prapto Utono S.Sos seorang politisi partai dan mantan Ketua DPRD Kabupaten Kendal kepada wartakadin.com menyampaikan gagasannya untuk membentuk badan (BUMD), atau Kendal Bisnis Center (KBC).

Karena yang tahu masalah industri dan ide pembangunan kawasan industri Kendal (KIK) sekarang menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kata Prapto Utono, adalah orang yang pertama diajak bicara dan yang memperjuangkan payung hukumnya (Perda Tata Ruang Kawasan Industri).

Prapto Utono ditengah bersama reporter wartakadin.com dan pengurus Kuarcab.Pramuka Kabupaten Kendal.

Sedang didalam KBC ini terdiri dari himpunan orang-orang ahli di bidangnya dan mengetahui seluk beluk permasalahan ekonomi dan industri.

Terkait strategi dalam upaya menarik investor ke Kendal, Prapto Utono saat ini sudah memiliki pengalaman tersendiri dan konsepnya. Hal ini tentunya seperti kata Prapto, dia tidak bisa sendirian perlu teman atau teamworks yang membentuk wadah yang disebut Kendal Bisnis Center (KBC).

Sedang Prapto Utono adalah salah satu orang yang waktu itu berjuang hingga Kendal memiliki kawasan industri.

Karena yang sudah terjadi, antara Investor dengan Pemerintah Daerah tidak nyambung. Artinya tidak adanya kesepahaman adanya aturan main, berbagai permasalahan dan persyaratan yang harus dipenuhi baik dari investor maupun Pemerintah Daerah.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sudah memiliki 1000 hektar melalui perintisan KIK, tinggal buat konsep dan strategi untuk mendatangkan investor dari luar negeri dan dalam negeri. Kata Prapto, Kendal jangan tertinggal dengan kabupaten lainnya di Jawa Tengah seperti Demak, Rembang, Boyolali dan Batang.

“Untuk mendukung Pemerintahan Kabupaten Kendal kedepan yang memiliki visi bangun industri lebih maju, saya bersedia menjadi presenter yang memaparkan sebuah konsep bagaimana upaya dalam menarik investor dan dalam membangun team work,” Demikian pesannya yang disampaikan melalui wartakadin.com. (Sriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *