Tue. Oct 20th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Bukan Novi, Tetapi Tuti Yang Siap Menjadi Pendamping Eka

2 min read

Suasana perpolitikan di Kabupaten Bekasi menjelang ditutupnya penjaringan Calon Wakil Bupati (Cawabup) pada tanggal 2 juli 2019 makin memanas. Aksi dukungan dan penolakan silih berganti mewarnai pemberitaan media lokal.

Penolakan sangat kencang disuarakan baik di internal DPD Golkar Kabupaten Bekasi maupun di berbagai ormas dan aliansi, terhadap calon dari luar daerah Kabupaten Bekasi. Meski memanas, namun situasi tetap terkendali.

Hari ini tokoh masyarakat yang digawangi H. Damin Sada dan H. Obing Fachrudin mendampingi adik mantan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin yakni Tuti Nurcholifah Yasin mendatangi DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi yang beralamat di Ruko Sentra Niaga Square Blok C.8 No 03-05 Graha Asri Desa Simpangan, Cikarang Utara, untuk ikut penjaringan.

Jika sebelumnya yang digadang-gadang adalah Novi Hasanah Yasin, namun ternyata yang menyatakan kesiapannya adalah Tuti. Tuti datang menumpang sepeda motor diantar oleh para pendukungnya.

“Saya hadir di sini untuk dicalonkan sebagai Cawabup, karena saya di sini merasa memiliki Kabupaten Bekasi,”ujarnya didepan kalangan pers usai pendaftaran, Senin (01/07/2019).Tuti yakin dirinya bersama Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mampu membangun Kabupaten Bekasi yang lebih maju sebagai motto Bekasi Baru Bekasi Bersih.

Dalam kesempatan yang sama, Damin menegaskan jika semua calon adalah putra-putri Bekasi, maka dirinya tidak ikut campur. “Karena di sini ujug-ujug ada orang luar saya bereaksi, karena ini bukan Pilkada tetapi hanya pergantian saja. Seyogyanya ini diselenggarakan ke putra-putri Bekasi bukan orang luar. Sejelek-jelek putra-putri Bekasi pasti tetap memikirkan daerahnya,”tegas Jawara Bekasi dan Ketua Jajaka Nusantara ini.

Sementara itu, H. Obing yang juga kader Golkar turut serta untuk mendukung Tuti menjadi Wakil Bupati Bekasi mendampingi Bupati Eka, untuk melanjutkan proses pembangunan Kabupaten Bekasi makin baik, makin bermanfaat. “Tentunya kami menolak pencalonan putra-putri dari luar daerah. Agar putra-putri daerahlah yang menempati posisi politik. Diyakini akan lebih sejahtera lagi jika yang memimpin putra-putri Bekasi sendiri. Semua pihak diharapkan untuk mendukung Tuti,” tegas Ketua Kadin Kabupaten Bekasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *