Kam. Sep 23rd, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Bupati Kendal Tinjau Pelaksanaan Prokes Di Pasar Pagi Kaliwungu

2 min read

Kendal, wartakadin. Pada hari ini (30/6/2021), bupati Kendal Dico M Ganinduto, BS.c bersama Forkompimda meninjau Pasar Pagi Kaliwungu untuk melihat langsung sejauhmana masyarakat, pedagang dan pengunjung pasar pagi taat melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan aturan Pemerintah.

Pasar bisa menjadi sasaran yang mudah untuk penularan Covid -19 varian baru yang lebih ganas dan lebih cepat penularannya. Untuk itu bupati Kendal perlu ingatkan khususnya dilokasi pasar-pasar di Kabupaten Kendal, dan di pasar pagi didampingi Forkompimda keliling ke pedagang-pedagang dengan memakai pengeras suara mengingatkan arti pentingnya protokol kesehatan di masa Pandemi yang akhir-akhir ini tidak semakin surut justru meningkat tajam dimana Kendal tergolong wilayah zona merah.

Dengan pengeras suara bupati Dico M Ganinduto berkomunikasi langsung dengan para pedagang dengan sapaannya yang ramah dan santun. “Bapak-bapak, ibu-ibu sehat ya. Ayo maskernya dipakai ya. Jaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan. Pakai maskernya yang dobel (berlapis). Kita sekarang menghadapi virus Corona varian baru yang lebih ganas,” sapanya.

Kepada awak media liputan Kendal, bupati Dico katakan, di wilayah Kendal sudah ada varian baru Covid -19. Makanya perlu antisipasi dan upaya pencegahan melalui sosialisasi pengetatan protokol kesehatan. Khususnya kepada pedagang pasar dihimbau untuk memakai masker dua lapis. Yakni : masker medis dan masker kain.

Karena, lanjutnya, perekonomian di Kendal harus tetap berjalan dengan Prokes diperketat. Yaitu kedepan di lokasi pasar akan dipasang pembatas antara pembeli dan penjual dengan plastik (mika).

Sementara PPKM Micro di desa-desa tetap dijalankan yang lebih diperketat lagi untuk pencegahan dan penanganan dengan persiapkan isolasi terpusat. Dandim sebagai wakil ketua satgas dan satgas Kecamatan serta desa turun kelapangan untuk cek kesiapan penanganan yang baik untuk mencegah penyebaran Covid -19 varian baru.

“Sudah ada 11 RT yang merah untuk dievaluasi dilakukan lock down atau lock down lokal,” jelasnya.

Sumber data dari Dinkes Kendal Rabu, 30 Juni 2021 Kasus konfirmasi total 10053 terdiri dari Kasus Suspek total 3.176. Kasus Probable total 159. Pelaku Perjalanan total 28.470. Kontak Erat total 14.394.

Vaksinasi jalan terus kepada usia produktif dan anak usia 12 tahun sudah boleh difaksinasi. Saat ini Kendal sedang menunggu Vaksinasi dari TNI, Polri, Dinkes menyikapinya melalui Satgas Covid -19. Sedang ASN yang terkena Covid sudah banyak dan banyak pula yang sudah sembuh. (Sriyanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *