Kam. Sep 23rd, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Camat Sukorejo Mansyur : Sentra Vaksin Program Bupati Kendal Lebih Mudah Dan Lebih Efesien Waktu

2 min read

Tim Nakes Sentra Vaksin Di Wisata Curug Sewu

Kendal, wartakadin. Pelaksanaan Vaksinasi kepada masyarakat umum setelah usia lanjut, di Kabupaten Kendal dilanjutkan untuk usia 12 tahun keatas dengan model pelayanan terpusat atau Sentra Vaksinasi di lima lokasi. Yakni : di Stadion Kebondalem, Aula Kantor Kecamatan Kaliwungu, Kolam Renang Boja, Obyek Wisata Curug Sewu dan Pendopo Kecamatan Weleri.

 

Pada hari ini (15/7/2021) di lokasi Curug Sewu, vaksinasi dimulai jam 8.00 hingga berakhir 14.00 telah menghabiskan 380 dosis vaksin yang berjalan lancar dan tertib karena sebelumnya sudah mendaftar secara online. Meskipun warga yang datang langsung tetap dilayani (ofline) setelah antrian online telah habis.

Camat Sukorejo Mansyur sebagai koordinator pelaksanaan vaksinasi eks wilayah Selokaton mengatakan, di Sentra Vaksin Curug Sewu peserta vaksinasi dilayani lima meja dari Puskesmas Patean, Puskesmas Sukorejo I dan II, Pageruyung dan Plantungan. Meja pertama terkait pendaftaran. Meja kedua observasi, ketiga vaksinasi, keempat observasi. Kelima hasil observasinya.

Tim Nakes Sentra Vaksin Di Wisata Curug Sewu

Dalam Jedah waktu menunggu hasil observasi, masyarakat disediakan minum dari peralatan disvenser dan bila ingin makan bisa beli di kios-kios yang ada di lokasi parkir wisata Curug Sewu. Atau dalam pelaksanaan vaksinasi tersentral ini, kata Camat Sukorejo ini sangat membantu masyarakat dari segi efesien waktu karena nama peserta sudah terdaftar lewat online. “Peserta datang ke lokasi menyesuaikan nomor urut yang sudah bisa diperkirakan jamnya,” tambahnya.

Lanjutnya, Sentra Vaksin yang menjadi program bupati Kendal Dico M Ganinduto ini oleh Mansyur dikatakan benar-benar sangat membantu sekali warga yang berminat untuk vaksinasi. Karena sistem pendaftaran bisa dari rumah lewat handphon android (online). Sedang yang ofline pun juga dilayani. “Setiap hari persediaan vaksin disesuaikan dengan jumlah yang mendaftar lewat online. Tetapi ada pula mereka itu tidak datang hingga jatah vaksin bisa diberikan kepada warga yang langsung datang ke Sentra Vaksin. Hingga jumlah vaksin yang sudah tersedia bisa tertutup habis,” ujar Hasyim kepada wartakadin.com yang ditemui di kantor hari ini.

Terkait dengan berita simpang siur (Hoax) tentang efek dari vaksin, disampaikan Mansyur, hal itu tidak berpengaruh terhadap minat masyarakat tetap mendaftar untuk divaksin. Katakan, Kami sudah lakukan sosialisasi melalui kades-kades yang menyampaikan kepada warganya. Demikian pula melalui Kepala Puskesmas sosialisasi kepada bidan-bidan desa. “Dan bidan desa juga membatu warga yang mendaftar lewat online bagi yang tidak memiliki Hp Andoid,” ungkap Mansyur menambahkan. (Sriyanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *