Sab. Okt 16th, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

CSR Sebagai Instrumen Yang Memiliki Andil Besar Dalam Peningkatan Ekonomi

1 min read

Cikarang||Warta Kadin.

Rapat koordinasi dan sinkronisasi CSR pada hari Jumat, 8 Oktober 2021 digelar di Hotel Nuanza Cikarang Selatan. Rapat yang dihadiri 24 SKPD dan unsur Forkopimda bersama perusahaan 11 kawasan industri di kabupaten Bekasi, membahas banyak persoalan kebekasian dari mulai Isu lingkungan, angkatan kerja, banjir dan sektor terdampak kawasan industri.

Permasalahan komunal sejatinya bisa terselesaikan melalui sinkronisasi CSR secara kelembagaan, disamping itu perlu banyak hadir Comunity Development Komunitas kreatif yang hadir sebagai penerima manfaat dari CSR.

Dalam sambutannya Penjabat Bupati Bekasi Dany Ramdan mengatakan, bahwa program CSR jika dimaksimalkan akan membawa dampak percepatan pada tingkat kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Banyak wilayah di Kabupaten Bekasi yang harus kita percepat kenaikan index tarap kesejahteraan nya melalui program program kemandirian yang dibiayai oleh CSR” pungkas nya.

Namun semua ini butuh implementasi dan cara pandang yang komprehensif, karena menurutnya, akar permasalahan sosial, kesenjangan dan sebagainya akan selesai jika CSR betul-betul kita tegakan bersama.

Smentara Ketua Kadin Kabupaten Bekasi Heri Noviar mengatakan “Jika Kadin diberikan mandatori dalam bentuk SK Bupati, jelas jelas ditunjuk sebagai Kordinator forum pelaksana program CSR, kami sangat siap” pungkasnya.

Kami banyak memiliki resources yang bisa diberdayakan sebagai penerima manfaat CSR, kami akan membangun Civilization society yang kuat di basis komunitas, terkait Isyu yang beredar tentang CSR perusahaan Bekasi lari keluar kabupaten Bekasi.

Heri menambahkan bahwa hal tersebut tidak semua nya demikian, masih banyak perusahaan di kabupaten Bekasi yang memiliki nilai kebekasian nya dan mau memberikan CSR nya disekitaran masyarakat lingkungan pabrik sebagai sektor terdampak, tapi yang Kadin harapkan kedepan adalah CSR benar benar mampu membantu dan menjawab permasalahan sosial yang ada di kabupaten Bekasi seperti tinggi nya tingkat pengangguran melalui penciptaan peluang kerja dengan melahirkan UMKM baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *