Sat. Oct 24th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Eksistensi Pasar Tradisional Di Kendal Akan Terus Dipertahankan Pemerintah

1 min read

Kendal saat ini masih menjadi wilayah Kabupaten di Jawa Tengah yang agak lamban perkembangan ekonomi masyarakatnya dimana secara visual bisa dilihat nyata, belum memiliki pusat pasar modern atau mall. Pasar yang ada masih bersifat tradisional.

Pasar tradisional yang berjumlah 13 berlokasi di 13 kecamatan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal Ir. Subaedi disampaikan keberadaannya untuk dipertahankan dan dilindungi dari persaingan bisnis yang tidak sehat. Atau dampak bermunculnya Pasar modern (Supermarket).

 

Bersama DPRD Kabupaten Kendal sudah mempersiapkan kebijakan melalui Raperda Pembinaan dan Pengawasan Pasar Rakyat dan Pasar Modern yang berdasarkan survai pendirian Pasar modern harus berjarak 500 meter dari lokasi Pasar tradisional.

Kondisi pasar tradisional di Kabupaten Kendal yang terlihat ramai ada di tiga kecamatan, yakni kecamatan Weleri, Sukorejo dan Boja. Dinamisasi masyarakatnya didukung banyaknya koperasi simpan pinjam dan perbankan. Sehingga para pedagang pasar bisa mengakses permodalan dengan mudah. Seperti contoh KSPPS Syariah “Bismillah” berkantor pusat di Sukorejo sebagian besar nasabahnya berasal dari para pedagang pasar Sukorejo yang menurut Widi Mulyanto direktur KSPPS Syariah Bismillah menuturkan, tidak akan mempersulit bagi calon nasabah yang mau pinjam untuk modal usaha yang jumlahnya dari Rp 1 juta hingga Rp 10 juta.

Sementara dalam minggu ini, Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal berkerjasama dengan IGN Pabrik Gula Cepiring lakukan operasi pasar untuk menekan kenaikan harga gula pasir yang saat ini berkisar Rp 13 – Rp 14 ribu per kg. Dan menginformasikan, pembangunan kembali pasar pagi yang terbakar pada tahun lalu akan rampung pada bulan Juni – Juli 2020.

Kendal sebagai daerah penghasil buah dan sayuran sementara ini para petani menjualnya pada malam hari dan shubuh di pasar Weleri dan pasar Limbangan. Kendal belum memiliki pasar khusus untuk berjualan sayur dan buah seperti Bandungan Kabupaten Semarang yang didukung adanya lokasi wisata dan perhotelan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *