Ming. Sep 25th, 2022

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Festival Music Dan Sendratari Sanggar Nyi Pandansari Di Panggung Out Door Bukit Jaro Mendapat Respon Positif Disdikbud Kendal

2 min read

Kendal, wartakadin.com Gelar music dan tari-rarian tradisional di panggung out door Bukit Jaro Desa Pagertoyo Limbangan pada Minggu (28/8/2022) memperoleh tanggapan positif dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal.

Hal ini disampaikan Kepala Sub.Koordinator Sejarah Tradisi Disdikbud Kab.Kendal Yunan Cahyantoro saat ditemui wartakadin.com di ruang kerjanya hari ini (30/8/2022).

Yunan Cahyantoro di dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Kendal yang membidangi budaya dan seni sangat merespon apa yang diperjuangkan para pemusik Siboli yang tampil dalam Hold Music Festival dan pementasan tari-tarian tradisional Sanggar Tari Nyi Pandansari di Bukit Jaro.

Pesannya, eksplor kebolehan di bidang music dan tari-tarian itu terus diperjuangkan dan dikembangkan kualitasnya agar masyarakat terhibur dan puas menikmatinya.

Menyinggung panggung out door Bukit Jaro Desa Pagertoyo, Yunan pun bercerita bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Kendal pernah mensuport kegiatan Merti Desa Pagertoyo berupa transfer untuk konsumsi di lokasi Bukit Jaro pada Tahun 2021 lalu.

Juga menjelaskan, kepada komunitas seni musik atau sanggar tari yang ingin mengadakan kegiatan untuk ditonton banyak orang, jangan lupa, dinasnya diberikan undangan resmi hingga bisa melihat dan menilai untuk layak disuport dan dibantu dalam penyelenggaraannya.

Lanjut dikatakan, setiap kegiatan dari manapun di wilayah Kendal, untuk mendapatkan suport dinas harus melalui pengajuan proposal. “Apabila pengajuan proposal tahun 2022 bantuan dari dinas turun pada tahun 2023,” jelasnya.

Dikatakan pula menyinggung tentang Dewan Kesenian Kabupaten Kendal keberadaannya hanya sebagai mitra dinas pendidikan dan kebudayaan. Selain juga keberadaan lembaga lain, seperti Permadani, Pepadi, MLKI adalah mitra dalam pemajuan kebudayaan dan kesenian bisa mengirimkan proposal untuk mengadakan pertunjukkan.

Kepada wartakadin.com dari pihak penyelenggara gelar music dan tari-tarian tradisional di Bukit Jaro Desa Pagertoyo yang diwakili Gita Arsadana Yulisfart pengusaha Kaos dan Sablon Boja didampingi Septa Adia Anoraga pimpinan Sanggar Tari Nyi Pandansari Bebengan Boja mengungkapkan rasa syukurnya bahwa penyelenggaraan panggung terbuka music dan tari di Bukit Jaro terlaksana dengan cukup memuaskan yang berhasil menghibur sekitar 200 penonton dari masyarakat Limbangan dan sekitarnya.

Gita Arsadana Yulisfart sebagai inisiator kegiatan menyampaikan harapan kedepan, para group music, sanggar tari, industri kreatif dan UMKM Siboli sebagai pendukung, akan disatukan dan terwadahi dalam komunitas Siboli yang mengagendakan untuk membuat jadwal pertemuan rutin. Hal ini dikatakan, dengan memiliki wadah seni dan budaya Siboli, masyarakat bisa mengenal dan melihat potensinya yang akan terus dikembangkan lebih profesional.

Sedang Septa Anoraga menambahkan, pergerakan pemusik dan penari Siboli yang penting bisa tampil. “Bila wadah sudah ada harus terus berkarya, jangan berhenti dan mudah puas,” imbuhnya.

Sementara Camat Limbangan Alfebian Yulando yang menyaksikan tanpilan Hold Music Festival dan Tari Tradisional di Bukit Jaro pada Minggu malam (28/8/2022) sangat mengapresiasi atas keberaniannya yang menyelenggarakan panggung terbuka dengan biaya sendiri.

“Dari penyelenggaran hold music dan tari tradisional, didalamnya terdiri dari anak-anak, muda-mudi Siboli yang peduli akan pentingnya music dan sendratari tradisional,” tuturnya. Juga berharap, kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin atau hampir satu tahun sekali bisa untuk tetap dipertahankan. Sriyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru