Kam. Sep 23rd, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Ganjar Pranowo Tinjau Vaksinasi Di Pasar Pagi Kaliwungu Kendal

2 min read

Kendal, wartakadin. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Kapolda, Pangdam IV/Dip, Kajati Jateng didampingi Bupati Kendal Dico M Ganinduto dan Forkompimda Kab. Kendal pada hari Senin (9/8/2021) meninjau pelaksanaan vaksinasi di pasar pagi Kaliwungu Kendal, Jawa Tengah.

Ganjar Pranowo didampingi Dico M Ganinduto di Pasar Pagi selain melihat pelaksanaan vaksinasi juga keliling los pasar yang sempat di kejar-kejar para pedagang pasar pagi, hingga Ganjar Pranowo harus menghindar agar tidak terjadi kerumunan. Meskipun dengan satu dua pedagang mengajak berdialog singkat tentang pelaksanaan Prokes di lingkungan pasar tersebut.

Kepada wartawan liputan Kendal, Gubernur Ganjar Pranowo sampaikan bahwa Pasar Pagi Kaliwungu adalah pasar tradisional yang taat Prokes dengan kondisi lingkungan yang bersih dan sehat. Hal ini untuk dijadikan percontohan pasar-pasar tradisional lainnya di Jawa Tengah. “Percontohan dimulai dari Kendal, Grobogan dan Pati,” tambahnya.

Dalam memutus mata rantai Pandemi Covid -19 Varian Baru di Jawa Tengah, Ganjar juga sampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi bisa dilakukan di pasar-pasar tradisional. Karena lokasi pasar adalah tempat banyak orang bertemu hingga lokasi pasar tradisional untuk lebih diperketat tentang protokol kesehatan dan bisa dijadikan sentra pelaksanaan vaksinasi yang bisa melibatkan para pengelola pasar, pedagang dan mahasiswa menjadi relawan Nakes Vaksinasi. Demikian Kata Gubernur yang suka berbusana Jawa ini.

Sementara bupati Kendal Dico M Ganinduto katakan, pelaksanaan vaksinasi di Kendal baru mencapai 16 persen. Kendalanya, stock vaksin yang menunggu pengiriman dari Pemerintah Pusat.

Disampaikan dalam upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi melalui unit pelayanan vaksin tersentral bertujuan menghindari kerumunan dan efesiensi waktu melalui inovasi pendaftaran secara online, lewat WA atau sosial media untuk mengejar target 70 persen masyarakat Kendal tervaksinasi.

Pelaksanaan Vaksinasi selain di enam titik sentra Vaksinasi di Kendal juga membuka sentra Vaksinasi di Pasar Pagi Kaliwungu untuk percontohan pelaksanaan vaksinasi di lokasi pasar-pasar tradisional di Kabupaten Kendal. Demikian Bupati Kendal sampaikan.

Adapun sentra Vaksinasi di lokasi Pasar Tradisional bertujuan untuk percepatan vaksinasi selain untuk mengantisipasi timbulnya klaster baru juga yang terpenting kata Dico, perputaran ekonomi di Kendal tetap berjalan.

Untuk itu, Dico juga meminta Gubernur Jawa Tengah, agar obyek wisata di Kendal bisa dibuka kembali. Karena obyek wisata Kendal baik yang dikelola Pemkab maupun Pemerintah Desa menjadi tumpuan gairah ekonomi bangkit kembali. Dimana disitu ada keberadaan UMKM yang bisa jualan produk-produknya.

Aktivitas ekonomi di Kendal tentunya tak lepas dari persyaratan yang mematuhi Prokes bagi para pengunjung yang dimulai dari obyek wisata Pantai Ngebum Desa Mororejo dijadikan percontohan pula untuk tujuan wisata di Kabupaten Kendal.

“Sedang dalam upaya percepatan vaksinasi di Kendal, juga melibatkan relawan Nakes dari Mahasiswa, ASN, Perangkat Desa, Ormas, Pengelola Pasar dan Pedagang Pasar,” jelas Bupati Kendal saat mendampingi Ganjar Pranowo sidak di pasar pagi Kaliwungu. Sriyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *