Fri. Oct 23rd, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Harapan Baru di Musprov Kadin Aceh

2 min read

Selama tiga hari dari tanggal 18 hingga 20 Juni 2019, Musyawarah Provinsi Kamar Dagang dan Industri (Musprov Kadin) Aceh akan diselenggarakan. Dalam momen ini, pengusaha nasional asal Aceh, Sabri Aly Montasik, mengharapkan Musprov Kadin Aceh mampu melahirkan pemimpin yang mendorong tumbuh pesatnya iklim investasi di Aceh.
Sabri Aly yang saat ini duduk di kepengurusan Kadin Pusat ini mengatakan,”Musprov Kadin akan melahirkan pimpinan Kadin Aceh yang baru. Semoga dunia investasi di Aceh tumbuh pesat, dan tidak ada lagi keraguan pihak investor terhadap banyak hal yang menimpa isu di Aceh.”
Sabri bersama utusan Kadin pusat lainnya hadir di Banda Aceh dalam rangka menyukseskan Musprov Kadin Aceh. Pengurus teras Kadin Pusat yang hadir, Ketua Umum Kadin Rosan P Roelani, James T Riyadi, Sabri Aly, A Insya Bakrie, dan 10 wakil ketua lainnya.
“Sebagai putra Aceh, saya juga punya kewajiban mengawal dan membawa investor ke Aceh,” kata CEO Banda Group yang juga Chairman Net_TV Aceh, dan President of @acehcigarclub itu.

Catatan Jelang Musprov Kadin

Sementara itu, Dr Mirza Tabrani, MBA, Dosen Fakultas Ekonomi Unsyiah melalui tulisannya di Tribunnews.com, menyampaikan, harapan kemajuan Kadin Aceh ke depan sebagai bagian dari kemajuan ekonomi Aceh.
“Saya ingin memberikan catatan bahwa pemilihan ketua beserta pengurus Kadin Aceh menjadi strategis karena beberapa hal. Pertama, selama hampir 10 tahun, ekonomi Aceh tumbuh lebih rendah dibandingkan daerah lain, bahkan juga selalu berada di bawah nasional. Di Sumatera saja laju pertumbuhan ekonomi Aceh termasuk paling rendah dan berbanding terbalik dengan jumlah anggaran pemerintah yang termasuk tertinggi di Sumatera,” ungkapnya.
Masih lanjutnya, kedua, dilihat dari segi investasi, kita mendapat fakta bahwa investasi yang masuk dan tumbuh di Aceh rendah sekali. Terutama setelah Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Nias berakhir 10 tahun lalu, investasi yang masuk ke Aceh baik dari pemerintah maupun swasta sangat rendah. Investasi asing yang kita harapkan mampu membangun industri pengolahan (manufaktur) belum ada sama sekali, terutama dalam skala besar.
Ketiga, menurut Dr Mirza, kondisi-kondisi riil ekonomi yang terjadi di Aceh dalam beberapa tahun belakangan ini tentu memberikan dampak yang besar dalam kondisi sosial ekonomi daerah. Misalnya sulitnya lapangan kerja, tingkat kemiskinan yang masih tinggi serta ketimpangan pendapatan antarpenduduk dan wilayah.
Keempat, pada waktu yang hampir bersamaan Aceh menghadapi masa transisi sistem perbankan dari bank umum konvensional ke bank umum syariah. Proses transisi ini harus mendapat perhatian, dukungan semua pihak, paling utama dari kalangan swasta sehingga memberikan manfaat yang besar terhadap daerah dan dunia usaha.
“Oleh sebab itulah, saya melihat Musprov Kadin Aceh harus mampu menjawab persoalan ekonomi yang sedang terjadi di Aceh. Salah satu cara dunia usaha menjawab persoalan Aceh adalah berfungsinya organisasisa dunia usaha, termasuk Kadin,” harapannya.
Untuk menjadikan Kadin Aceh sebagai organisasi yang memberikan pengaruh bagi dunia usaha, harus dipimpin oleh orang yang punya kapasitas yang mumpuni. Sosok yang memimpin organisasi ini ada di kalangan pengusaha Aceh, karena nantinya mereka akan berhadapan dengan banyak masalah.
Menurut Dr Mirza, kriterianya antara lain adalah orang yang habibatnya sebagai pengusaha, visioner, memahami prilaku pasar, memahami makro ekonomi, cepat dan tanggap dalam membuat keputusan. Lebih penting lagi mampu mengorganisir semua anggotanya secara baik.

Calon Tunggal

Dari lima kandidat Ketum Kadin Aceh yang sudah mendaftar, hanya satu bakal calon yang mengembalikan formulir pada panitia penyelenggara Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Aceh yakni Makmur Budiman.

Sementara empat calon lainnya yakni Said Isa, Nahrawi alias Awi, Azwan Amindan dan Nora Indah Nita tak mengembalikan formulir hingga batas yang ditetapkan panitia yakni Sabtu (15/6/2019) pukul 16.00 WIB.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *