Sun. Oct 25th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

ICSECC 2019 Ajang Akademisi Selamatkan Bumi

2 min read

Para akademisi setuju untuk mengimplemetasikan penemuan baru untuk mempertahankan lingkungan yang sehat, menyelamatkan bumi dan menggunakan sumber daya alam dengan bijak. Masalah ini diangkat pada International Conference on Sustainable Engineering and Creative Computing (ICSECC) 2019.

Konferensi yang mengusung tema “New Idea, New Innovation” ini merupakan kolaborasi antara Fakultas Teknik dan Fakultas Komputer President University (Cikarang) dengan Universitas Siliwangi (Tasikmalaya) sebagai co-host.

“Melalui konferensi ini, kami berharap para peneliti yang hadir dari berbagai latar belakang dapat berbagi ide, pengalaman, dan wawasan yang selanjutnya dapat menjadi inovasi cemerlang untuk perkembangan teknologi,” ujar Dekan Fakultas Teknik President University selaku Ketua Panitia ICSECC 2019, Dr. -Ing. Erwin Sitompul.

Konferensi ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik President University Ir. Dwi Larso, MSIE., Ph.D. Dalam pidato pembukaannya, Ia mengatakan bahwa suatu kebanggaan bagi President University untuk mengadakan konferensi pertama di bidang teknik dan komputer. Ia juga mengatakan bahwa President University berkomitment untuk mengembangkan berbagai area, terutama di bidang riset.

Sebanyak 81 makalah yang berasal dari Indonesia, Kanada, Yunani, Jepang, Hongkong, Malaysia, taiwan, China, Irak, Singapur, Republik Slovakia, Thailand, Inggris, Belanda dan Vietnam dipresentasikan. Konferensi internasional ini menghadirkan empat orang pembicara utama, yaitu Prof. Poki Chen, Ph.D. dari National Taiwan University of Science and Technology (NTUST), Prof. Datuk Mohd. Razali bin Muhamad dari Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), Assoc. Prof. Tohru Suwa dari President University serta Eur. Ing. Prof. J. Scott Younger, OBE dari President University.

Prof. Scott Younger menyebutkan, penggunaan sumber daya alam yang kurang bijak dapat mempercepat perubahan iklim. Ia juga mendorong para peserta untuk mencari solusi yang berpusat pada manusia untuk menghadapi masalah limbah, karena hal ini tidak hanya berhubungan dengan masalah teknis, tapi juga melibatkan kemauan politik.

Pembicara lain, Prof. Poki Chen menyebutkan bahwa menggunakan energi dari sekitar adalah solusi untuk masalah yang kita hadapi, dan satu-satunya jalan untuk tidak merusak bumi. Menurut Poki Chen, yang saat ini sedang melakukan riset sebuah aplikasi yang memiliki sensor untuk mendeteksi kelebihan penggunaan energi, menggunakan energi surya adalah solusi terbaik yang dapat digunakan untuk efisiensi.

ICSECC 2019 bertujuan meningkatkan penemuan ilmiah untuk menghadapi masalah yang tengah dihadapi. Artikel dan jurnal yang dipresentasikan akan dipublikasikan di IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) Xplore –database penelitian skala internasional dengan topik ilmu komputer, teknik, dan teknologi- dan terindeks Scopus.

Konferensi ini dilaksanakan atas komitmen President University untuk mengembangkan kolaborasi dan komunitas antara peniliti, engineers, dan tenaga profesional dalam bidang Teknik dan Komputer. Lebih lanjut, ICSECC 2019 ingin menjadi sarana percepatan penemuan-penemuan ilmiah untuk menangani permasalahan yang ada di sekitar kita sekarang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *