KIK'
Sat. Jun 6th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Ingin Tingkatkan Volume Ekspor, INIZIO Kendal Terkendala SDM

2 min read

Kebijakan dan kemudahan bangun industri di Jawa Tengah bertujuan untuk tercapainya pertumbuhan ekonomi. Tetapi Pemerintah Daerah harus persiapkan SDM yang terampil sesuai dengan permintaan pasar industri. Karena tanpa kesiapan SDM akan berpengaruh terhadap maju mundurnya produktivitas industri itu sendiri seperti yang dialami industri mebelair INIZIO Kabupaten Kendal yang terpaksa harus menolak permintaan ekspor karena keterbatasan tenaga anyaman.

Kendala yang dihadapi Industri Mebelair INIZIO ini perlu pemecahan bersama, tidak hanya menjadi beban dan tanggung jawab pemilik modal saja. Meskipun mau tidak mau Hartono sebagai pemimpin perusahaan INIZIO sibuk mencari jalan keluar untuk menambah tenaga terampil bidang anyaman. Disampaikan pula, pada awal Maret 2020 akan melatih menganyam di PLUT milik Pemkab. Kendal yang akan dibuka Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, MSi yang juga mendapatkan dukungan Menteri Koperasi Dan UKM Teten Masduki.

“Dalam satu bulan, INIZIO bisa kirim dua sampai tiga kontainer  ke Asia Tenggara seperti Thailand, Brunei, juga ke Dubai, Jepang, Afrika Selatan, Australia, Amerika, Kanada dan sebagian besar pasar  di Eropa hampir dikuasai dengan nilai ekspor Rp. 40 Milliar lebih,” ungkap Hartono kepada Wartakadin belum lama ini.

Bahan baku seperti rotan, alumunium,  plastik sintetis dan lainnya, dikatakan tidak masalah. Tetapi untuk menambah volume produksi tiap tahun yang diperkirakan 30 persen selain untuk memenuhi permintaan order masalah yang dihadapi tenaga anyam yang ada masih  kurang mencukupi kebutuhan produksi, tambah Hartono. Diungkapkan pula, dampak kehadiran Menteri Koperasi Dan UKM di Kabupaten Kendal khususnya di INIZIO memacu semangat untuk menaikkan volume produksi mebelnya.

Menjadi Pendamping UMKM

Upaya dalam menciptakan peluang kerja dan pelatihan keterampilan menganyam di wilayah Kecamatan Kaliwungu khususnya di Desa Nolokerto sekitarnya, belum lama ini dipanggil Bupati Kendal untuk  diberikan kepercayaan dan mandat menjadi pendamping UMKM Kabupaten Kendal. Tugas baru dari Bupati Kendal ini dengan misi dan tujuan untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Kendal melalui UMKM yang dipacu untuk tumbuh, berkembang serta meningkat kualitas SDM nya. Hingga disampaikan Hartono, ia harus mulai kerja lebih keras lagi tidak hanya memikirkan perusahaannya saja.

Lanjutnya, langkah yang ia tempuh dimulai dengan melihat keberadaan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Kendal kondisinya seperti apa yang sudah digunakan  untuk kegiatan apa saja. Selain itu juga melihat kegiatan BLK Disnakertrans Kabupaten Kendal untuk mengetahui jenis pelatihan apa saja yang sudah berlangsung selama ini. Selain melakukan koordinasi dengan instansi atau dinas terkait untuk membuat program baru sesuai dengan tuntutan kerja di era digital yang membutuhkan penguasaan Teknologi Informatika (IT).

INIZIO dengan mempekerjakan 300 tenaga dan karyawan dirasakan masih kurang untuk peningkatan produksi, langkah yang sudah dilakukan melalui kegiatan melatih ibu-ibu rumah tangga untuk membangun home industri yang hasilnya menjadi pemasok INIZIO khusus anyaman. Dan INIZIO hingga kini telah memproduksi berbagai jenis mebelair seperti: meja, kursi, sofa, diabet dan Longji (pinggir kolam renang).

baca juga : Ketua PHRI Kendal Cahyanto: UMKM Butuh Perluasan Pasar Untuk Bisa Berkembang

Produksi Mebelair INIZIO yang sudah berjalan 12 tahun di lokasi tepi jalan Kaliwungu keberadaannya cukup strategis dalam kelancaran pendistribusian dan alur barang. Demikian pula kontainer yang mengangkut produk mebel INIZIO untuk dikirim keluar negeri tidak ada kendala. (Sriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *