Ming. Sep 25th, 2022

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Ir. Sugiono MT Akhirnya Dilantik Menjadi Sekretaris Daerah Kendal Definitif Bersama 19 Pejabat Administrator dan 18 Pejabat Pengawas 

2 min read

Kendal, wartakadin.com Setelah menjadi pejabat Sekretaris Daerah untuk sementara, Ir. Sugino MT akhirnya Dilantik pada jabatan yang sama secara definitif oleh Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama 38 Pejabat Administrator dan Pengawas dalam Pemerintahan Kabupaten Kendal pada Jumat (2/9/2022) di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kabupaten Kendal.

Ir. Sugiono MT selama ini meskipun menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal tetapi masih merangkap jabatan sebagai kepala dinas PUPR Kab. Kendal. Dan setelah dilantik menjadi sekda definitif dengan sendirinya Sugiono telah diberhentikan dari jabatannya yang lama.

Kepada wartawan liputan Kendal, Sugiono mengungkapkan bahwa dirinya agak kaget bila dirinya akhirnya dilantik menjadi sekretaris daerah secara definitif oleh Bupati Kendal yang pemberitahuannya secara mendadak pada pukul 8.30 pagi sedang acara pelantikan bersama 38 Pejabat lainnya pada pukul 11.00 hingga berpakaian apa adanya.

“Setelah saya menjadi sekretaris daerah secara definitif yang tidak merangkap jabatan kepala dinas PUPR, saya bisa lebih berkonsentrasi dan focus membenahi kinerja ASN Kab.Kendal lebih produktif, berkolaborasi, bergotong-royong untuk mewujudkan keinginan Bupati Kendal sesuai dengan visi dan misi menjadikan Kendal sebagi Pusat Industri dan Pariwisata.

Menyinggung pemanfaatan anggaran di dinas (OPD) yang kurang maksimal hingga menghasilkan Silpa tahun kemarin, tahun ini OPD yang Silpanya cukup besar akan dievaluasi dan disisir setiap setengah bulan sekali. “Sekiranya ada yang tidak bisa dibelanjakan, bisa diganti dengan belanja yang lain yang lebih bermanfaat untuk kabupaten Kendal,” tambahnya.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto dalam sambutannya saat melantik 39 pejabat administrator dan pengawas mengatakan, dalam promosi jabatan di Kabupaten Kendal tidak ada jual beli jabatan. Sbab, katanya, apabila ASN dalam promosi jabatan dibebani dengan persyaratan uang misalnya pastilah kerjanya tidak konsen dan bagus.

“Dalam era kepemimpinan ini, saya menerapkan sistem baru yang tidak membebani kepada pejabat baru yang dilantik. Tetapi dengan jabatan yang diembannya akan lebih melekat tanggungjawab terhadap apa yang harus dikerjakan sesuai dengan tupoksinya masing-masing tanpa beban,” jelasnya.

“Promosi jabatan itu pasti ada resiko tanggung jawabnya. Tetapi apabila dilaksanakan dengan baik dan benar, hasilnya bisa dinikmati masyarakat juga diri sendiri serta kemajuan bagi kabupaten Kendal,” demikian harapannya. Sriyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru