Fri. May 14th, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Kabupaten Kendal Dan Demak Dapat Kucuran Dana Pusat Untuk UMKM Berorientasi Ekspor

2 min read

Kendal, wartakadin. Kabupaten Kendal dan Kabupaten Demak telah mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah Pusat untuk fasilitas pembiayaan bagi UMKM berorientasi ekspor.

Kucuran dana Pusat untuk UMKM khususnya yang sudah memiliki pasar di luar negeri tetapi terkendala karena ketidakmampuannya dalam pembiayaan ekspor dan yang belum dapat mengakses program pembiayaan dari Perbankan.

Pada tahun 2021 ini Kementerian Keuangan atas nama Pemerintah Pusat melalui Lembaga Pembiayaan Ekpor Indonesia (LPEI) telah menyalurkan dana sebesar Rp 152,39 miliar untuk Kabupaten Kendal dan Rp 127, 93 miliar untuk Kabupaten Demak.

Di Jawa Tengah baru ada dua kabupaten yang mendapatkan dana pembiayaan Ultra Micro (UMi) paling banyak tersalurkan yakni Kabupaten Kendal dan Demak pada sektor perdagangan besar dan eceran.

Penyerahan dana untuk UMKM berorientasi ekspor dilakukan secara terpisah dan simbolis tertuang dalam nota kesepakatan dilakukan antara Lembaga Pembiayaan Ekpor Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Kendal dan Demak disaksikan Menteri Keuangan , Wakil Menteri Keuangan, Ketua Komisi dan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI yang berlangsung pada hari Kamis (25/3/2021) di Pendopo Kabupaten Demak dan Kendal, Jawa Tengah.

Penyaluran dana kepada UMKM berorientasi ekpor, Kementerian Keuangan RI juga menggandeng Komisi XI DPR RI untuk pengawasan pelaksanaannya sebagai wujud semangat Pemerintah dalam mendukung pengembangan kapasitas industri kecil dan menengah (IKM), koperasi serta usaha micro, kecil dan menengah di daerah. Hal ini disampaikan Menkeu Sri Mulyani dalam kunjungan kerja sehari bersama Ketua Komisi XI DPR RI di Kabupaten Kendal.

Kerjasama Kemenkeu dengan Pemkab. Kendal sudah dilakukan sejak tahun 2017. Dan dalam kerjasama itu, LPEI berkomitmen untuk membuka program pelatihan Tematik Ekspor untuk IKM dan UMKM di Kendal dan Demak bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para pelaku usaha untuk dapat menghasilkan produk berorientasi expor yang unggul dan berdaya saing. Kerjasama ini berlaku hingga 25 Maret 2022 dan dapat diperpanjang lagi.

Di Kabupaten Kendal, Menteri Keuangan RI bersama Komisi XI DPR RI melakukan diskusi dengan Debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Pembiataan UMi.

Untuk melihat potensi UMKM Kendal, Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Tim Works mengunjungi pula stand bazar UMKM debitur UMi dan KUR yang menjual produk lokal asli dari Kendal dan Demak. Yakni, seperti makanan dan minuman, kerajinan batik tulis dan karya seni.

Ka Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari melalui realisenya sampaikan, Pemerintah tidak hanya menyediakan kredit produktif bagi usaha micro, tetapi juga program pendampingan Coaching Program for New Exporters (CPNE). Dan program CPNE yang diselenggarakan oleh pelaku usaha berorientasi expor untuk mengembangkan usahanya. (Sriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *