Sab. Sep 18th, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Kadin Daerah Siap Dilibatkan Dalam Program Vaksinasi (VGR), Sebagai Langkah Percepatan Pemulihan Ekonomi

3 min read

Cikarang Warta Kadin.

Inisiasi program Vaksinasi berbayar, gotong royong yang didorong oleh Kadin Indonesia Pusat, eloknya jika Kadin Daerah, juga dilibatkan secara teknis, Kadin Daerah yang di sangga Zona Industri Besar, seperti Bekasi dan Karawang, harus nya mulai sibuk terkait persiapan pemulihan ekonomi dimana vaksinasi adalah proses yang menghantar ke Pintu Gerbang Pemulihan. Karena Bangsa ini harus segera keluar dari krisis berkepanjangan Covid-19, yang berdampak pada dunia usaha dunia industri di tanah air.

Khususnya di Daerah ,”Pungkas Js Sulaksana, Direktur Eksekutif Kadin Kab.Bekasi. saat menghadiri acara Kadin Jabar, peduli anak yatim, dihadiri Anindia Bakri, di Hotel Aryaduta Bandung (,Minggu 18-04-2021). Menurut data yang diperolehnya, Sony, panggilan akrabnya, menjelaskan bahwa target vaksinasi Covid-19 Nasional 70% atau sekitar 181.5 juta masyarakat Indonesia..

Masih menurut nya, Sejak Januari 2021.Kadin Indonesia mengusulkan pelaksanaan Vaksinasi Mandiri. Vaksinasi yang juga disebut Vaksinasi berbayar Gotong Royong, program ini diharapkan dapat membantu Pemerintah dan masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, meningkatkan HERDIIMMUNITY dan membangun
kepercayaan dan rasa aman sehingga mobilitas dan roda usaha dapat berputar kembali serta produktifitas bisa berjalan normal.

Bila ada sebagian dari perusahaan yang kurang paham, apa itu Program Vaksinasi Gotong Royong, “Sony meminta ke Warta Kadin untuk membantu menjelaskan dan menyampaikan terkait materinya. lengkapnya pembaca bisa mengakses informasi pada laman
www.ivosights.com
www.kadin.id
Informasi Umum tentang program Vaksinasi Gotong royong.

Program Vaksinasi Gotong Royong merupakan akselerasi atau percepatan Program Vaksinasi Covid-19 Nasional. Program ini ditujukan untuk perusahaan yang mau berpartisipasi membiayai pembelian vaksinasi untuk diberikan kepada karyawan dan keluarga karyawan. Apa Perbedaan Program Covid-19 Nasional & Program Vaksinasi Gotong Royong?
Ada tiga (3) perbedaan.

1. Pembiayaan.
Program Covid-19 Nasional dibiayai pemerintah. Gratis untuk masyarakat. Sedangkan VGR, dibiayai perusahaan. Gratis untuk karyawan.

2. Jenis Vaksin yang digunakan.
Jenis vaksin yang digunakan pada Program Vaksinasi Covid-19 Nasional berbeda dengan jenis vaksin pada program Vaksinasi Gotong Royong.

3. RS/Faskes yang digunakan berbeda.
RS/Faskes pemerintah tidak boleh digunakan program vaksinasi Gotong Royong terkait Harga dan Jenis Vaksin Gotong Royong, dapat anda akses di Laman sbb,
www.ivosights.com
www.kadin.id

Namun terkait harga dan jenis vaksin Alhamdulillah sudah diputuskan antara pemerintah dan KADIN, yaitu menggunakan merk sputnik 5 dan shinoparm Merek vaksin yang akan digunakan. Perusahaan yang Boleh Ikut Program Vaksinasi Gotong royong, semua nya harus berbadan hukum/badan usaha dapat berpartisipasi dalam Program Vaksinasi Gotong Royong dengan cara. Perusahaan mendaftarkan karyawannya, namun sebaiknya sudah mengikuti BPJS, dan tidak bersipat mandatori baik anggota maupun bukan anggota Kadin Indonesia bisa mengikuti program Vaksinasi Gotong Royong.

Pertanyaan selanjutnya, Apakah Karyawan Asing Dapat Ikut Program Vaksinasi Gotong Royong? berdasarkan informasi dari Kemenkes Karyawan Asing bisa didaftarkan dan ikut dalam program Vaksinasi Mandiri, sepanjang syarat dengan mencantumkan No KITAS. kemudian bagaimana ketika seseorang sudah terdaftar sebagai peserta Vaksinasi Gotong Royong, yang bersangkutan masih berhak mendapatkan vaksinasi gratis dari Pemerintah?

Apabila Peserta yang didaftarkan dalam program Vaksinasi Gotong Royong belum mendapatkan vaksinasi.dan setiap perusahaan yang ingin ikut berpartisipasi pada Program vaksinasi Gotong Royong dapat mendaftar di vaksin.kadin.id.

Rencana tunggu Pendaftaran di Tahap 3 yang akan dibuka diatas tanggal 20 April 2021. yang akan dibuka setelah evaluasi dan konsultasi dengan pemerintah mengenai kesiapan vaksin. Lalu Bagaimana Caranya Perusahaan Dapat
Berpartisipasi?
Data Vaksinasi Gotong Royong akan diserahkan kepada pemerintah untuk menghindari terjadinya tumpang tindih data peserta program VGR dengan data Vaksinasi Covid-19 melalui Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19. Selain itu, setiap orang yang sudah divaksin akan mendapatkan Sertifikat Vaksinasi Covid-19.

Berikut adalah langkah langkahnya yang harus kita perhatikan.

Langkah 1
Untuk memasuki laman formulir pendataan, berikut ini yang
perlu Anda lakukan: adalah
Buka aplikasi browser yang ada pada komputer Anda.
Contohnya: Google Chrome, Safari, Internet Explorer, dll.
Ketik alamat url vaksin.kadin.id pada addressbox
Gambar – URL yang diketikkan pada address box aplikasi browser
www.kadin.id

2. Langkah ke-2
Silakan mengisi formulir pendataan Program Vaksinasi
Gotong Royong. Setelah selesai jangan lupa klik tombol
simpan untuk menyimpan seluruh data yang telah Anda
masukan.
Gambar – Formulir Pendataan Program Vaksinasi Gotong Royong
www.kadin.id

3. Langkah ke-3
Setelah Anda mengisi formulir pendataan Program Vaksinasi
Gotong Royong, Anda akan menerima email konfirmasi –
Formulir Peserta Vaksinasi. Silakan meng-klik tombol
Formulir Peserta Vaksinasi untuk masuk ke laman Formulir
Peserta Vaksinasi
Gambar – Email konfirmasi-Formulir Peserta Vaksinasi
www.kadin.id

Langkah ke-4
Setelah mengisi formulir dan/ melengkapi data peserta
vaksinasi dengan cara pertama Anda akan menerima email konfirmasi telah berpartisipasi Program Vaksinasi Gotong Royong.
lalu akan muncul Gambar – Email konfirmasi telah berpartisipasi pada Program Vaksinasi Gotong Royong. SOSIALISASI.
www.kadin.id

Sejak 5 Februari melalui semua akun social media KADIN Indonesia telah melakukan sosialisasi Program Vaksinasi Gotong Royong. Tujuan untuk memberikan pemahaman mengapa Vaksinasi Gotong Royong perlu dilakukan dan mengajak peran serta dunia usaha untuk berpartisipasi dan secara mandiri membiayai vaksinasi bagi karyawan atau keluarganya

Selain melalui social media Kadin Indonesia, sosialisasi juga dikeluarkan dalam bentuk video pada 2 Februari 2021 dan Siaran Pers pada tanggal 14 Januari, 9 Februari 2021 dan 25 Maret 2021.

PERJANJIAN KERJASAMA
Sabtu, 13 Maret 2021 Penandatanganan
Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara KADIN Indonesia dan PT. Bio Farma. Bertempat di Kantor Kementerian BUMN dan disaksikan oleh Menteri BUMN, Bapak Erick Thohir. Dalam PKS tertuang kesepakatan antara lain:

1. KADIN Indonesia berperan untuk pengumpulan data perusahaan swasta (Badan Hukum/Badan Usaha) peserta Vaksinasi Gotong Royong (VGR).

2. Bio Farma sebagai induk holding BUMN berperan sebagai penyedia vaksin untuk program VGR, dan juga memiliki tanggung jawab mendistribusikan vaksin-vaksin tersebut ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan Swasta yang sudah memenuhi persyaratan tertentu.

(RM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *