Rab. Sep 29th, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

KADIN Kabupaten Bekasi Audiensi Dengan Dinas Koperasi UMKM Bangun Sinergitas Perkuat UMKM

2 min read

Kadin Kabupaten Bekasi foto bersama Dinas Koperasi dan UMKM

Kadin Kabupaten Bekasi foto bersama Dinas Koperasi dan UMKM, selasa (4/5/2021)

Cikarang || Warta Kadin.

Kepengurusan Kadin Kabupaten Bekasi periode 2021-2026 pasca pelantikan terus melakukan konsolidasi kelembagaan ke berbagai Dinas dan satuan kerja yang ada di Pemerintahan Kabupaten Bekasi, hari ini Kadin melakukan Audiensi bersama Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi untuk membangun sinergitas program dalam percepatan pemulihan ekonomi khususnya di Kabupaten Bekasi (04/05/2021).

Penguatan kelembagaan harus simultan, bergerak secara butom up, merefresh kembali semangat untuk membangun sinergitas dan kesepahaman, tentunya bukanlah hal mudah namun tetap harus ditempuh agar pesan dan amanat dari UU Nomor 1 Tahun 1987, dapat di terjemahkan kemudian diaplikasikan sebagai role model Kadin kedepan.

Tak hanya itu, Kadin berupaya untuk lebih mendorong koperasi sebagai soko guru ekonomi dan UMKM sebagai kekuatan ekonomi baru ditengah krisis, sejarah telah mencatat bagaimana krisis moneter tahun 1998 yang telah meluluhlantakan ekonomi, namun UMKM saat itu menjadi sektor yang paling mampu bertahan. Sebagai sentra ekonomi masyarakat yang turut menyumbang PDB, UMKM telah berwujud menjadi instrumen Fundamental ekonomi berbasis kreatifitas Value yang lahir ditengah masyarakat. Tak heran pengamat ekonomi dunia, menilai kekuatan basic ekonomi Indonesia disangga oleh UMKM, begitulah pendapat Jon Soni, saat memberikan prolog audiensi bersama Dinas Koperasi dan UMKM.

Berangkat dari pemikiran diatas, Kadin merasa perlu melakukan penajaman diskusi bersama dinas terkait. Ada beberapa hal yang disepakati dalam hasil audiensi kemarin, yaitu soal database UMKM, perlunya verifikasi pemutahiran data UMKM. pendataan, sinkronisasi jumlah pelaku koperasi dan umkm, penguatan program kerjasama Kadin dengan Dinas Koperasi dan UMKM tentang penguatan ekonomi mikro sebagaimana dijelaskan dalam Perda kabupaten Bekasi Nomor. 1 tahun 2019 tentang Pemberdayaan dan Penguatan Ekonomi Mikro, ini jelas payung hukumnya.

Tantangan kedepannya yang harus terbangun oleh Pemerintah Daerah Kab. Bekasi adalah mampu berkontribusi dengan menciptakan banyak UMKM, berbasis produk unggulan dengan orientasi eksport, kontribusi bisa berupa pemberian modal kerja, dan serapan dana hibah, serta berbagai pelatihan dan pembekalan kewirausahaan.

Hasil kesepahaman yang terbangun kemarin, pertama, Kadin Kabupaten Bekasi mendorong Peran pemerintah daerah yaitu mengembangkan sektor dunia usaha agar dipastikan perangkat hukumnya lebih diperkuat diatur melalui Peraturan Bupati terkait peran dunia usaha dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dapat ikut berkontribusi bagi kemajuan usaha Mikro dan UMKM.

Kedua, Kadin ingin Dinas Koperasi dan UMKM memiliki upaya untuk mendorong sektor UMKM dan koperasi yg ada di Kab. Bekasi lebih maju untuk mengembangkan produk-produk lokal kedaerahan dalam skala besar hingga mampu membawa produk hingga ke luar Negeri (ekspor).

Ketiga, bersinergi dengan membuka gerai-gerai kegiatan exebition yang mempromosikan hasil produk dari UMKM agar dapat dikenal masyarakat Bekasi khususnya dan seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya.

Keempat, Kadin ingin terlibat aktif bersama Dinas Koperasi dan UMKM untuk mendorong tumbuhnya wirausahawan baru setiap tahun yang dapat menguatkan sektor ekonomi daerah.

Kelima, Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) didorong harus memiliki legalitas badan usaha yaitu Koperasi oleh Dinas Koperai dan UMKM agar diberikan kemudahan perizinannya, agar produk yang ada di BUMDES dapat dipasarkan tidak hanya di wilayah tersebut, melainkan mampu dipasarkan keluar daerah.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi, H. Taufiq Hidayat, ST.,MM. menjelaskan bahwa pembinaan yang dilakukannya oleh Dinas Koperai dan UMKM tidak terbatas oleh kelompok atau organisasi tertentu, yang artinya siapa pun dapat menjalin sinergitas bersama Dinas Koperasi dan UMKM.

Buat kami pembinaan Koperasi dan UMKM tidak terbatas dengan kelompok atau organisasi tertentu, siapa yang mau disentuh oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi kita terbuka seluas luasnya.” Jelas Taufik Hidayat.

Lebih lanjut Taufik Hidayat sangat mengapresiasi upaya sinergitas kelembagaan bersama KADIN Kabupaten Bekasi kedepan kita akan mendukung adanya beberapa MoU dalam merumuskan pemberdayaan dan pengembangan UMKM, mengingat KADIN adalah rumah besar yang didalamnya banyak berhimpun asosiasi-asosiasi perusahaan besar. Ujar Taufik Selaku sekretaris Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Bekasi.

 

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru