Kam. Sep 23rd, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

KADIN KABUPATEN BEKASI MEMBUKA RUANG DIALOG DAN MENERIMA MASUKAN YANG MEMBANGUN

2 min read

BEKASI – WARTA KADIN.

Pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 sangat membutuhkan energy extra, perlu melibatkan semua sektor bukan hanya pelaku usaha kecil saja, karena Pemulihan ekonomi tidak bisa dilihat secara parsial, tapi harus komprehensif, dari seluruh sektor dan reshouces harus bersinergi bersama-sama, mulai pelaku usaha kecil, menengah dan industri skala besar bersama pemerintah dan sektor lainnya. Karena itu, Kadin Kabupaten Bekasi mengambil peran untuk menjalin hubungan komunikasi dan kemitraan yang baik antar pihak, termasuk sektor terdampak, hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Kabupaten Bekasi, Jhon Sony, saat ditemui Warta Kadin disela-sela kesibukannya.

Sony mengatakan, konsentrasi KADIN Kabupaten Bekasi saat ini masih diseputar pemulihan ekonomi ditengah situasi Covid-19, melalui program Vaksinasi lintas sektor, termasuk di sektor industri, UMKM dan Pelaku Usaha lainnya. Kemudian dilanjutkan dengan pemetaan potensi masalah terkait sektor terdampak, dalam hal ini Kadin Kabupaten Bekasi berusaha mendorong percepatan tahap pendataan penerima bantuan di Kabupaten Bekasi.

Untuk Menuju pemulihan Ekonomi di situasi Covid-19 tersebut, banyak hal yang harus diselesaikan dan harus dijadikan skala prioritas mengingat kenaikan kasus terpapar Covid-19 begitu signifikan, angka kenaikan kasus terpapar sampai dengan di 500% , menjadikan kabupaten Bekasi zona hitam kasus terpapar Covid-19 dan Alhamdulillah Index angka penurunan kasus terpapar, sudah menunjukan angka penurunan. Jelas ini adalah keberhasilan Forkopimda Kabupaten Bekasi yang juga tidak lepas hasil dari dukungan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bekasi

“Kadin Merasa bahwa skala prioritas adalah hal utama, sehingga diharapkan tidak ada hambatan dalam langkah dan upaya percepatan ini,” kata Sony.

Setelah itu, persiapan-persiapan yang lainnya, tentunya harus dilakukan sebagai solusi terhadap penyelesaian masalah, termasuk sektor terdampak. Jika memang  KADIN di Kritik, dianggap tidak mapu membina pelaku usaha kecil sektor terdampak adalah Kritikan yang harus dicarikan solusinya bersama. Kadin sangat membuka ruang untuk itu, mempetakan secara bersama kemudian kita memberi saran dan masukan kepada Pemerintah Daerah, Hal ini jauh lebih Elegan.

Terkait Pelaku Usaha terdampak, Mari kita tanyakan berssama, sampai dimana Penegakan PERBUP nomor 37 tahun 2020 Tentang PSBB, dimana dalam pasal 22, Pelaku Usaha Kecil sektor terdampak, berhak mendapatkan kompensasi dari pemerintah daerah.  Dan Kadin sebagai Lembaga yang turut serta dalam pemulihan Ekonomi daerah sesuai Kepgub Jawa Barat Nomor 475.5 tahun 2020 tentang Komite Kebijakan Penangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa barat, yang selanjutnya di pertegas Surat Perintah SEKDA Jabar nomor 2978/KPG.03.04/HUKHAM tentang Leasion Officer.

Upaya yang telah dilakukann oleh KADIN Kabupaten Bekasi dalam upaya percepatan pemulihan Ekonomi salah satunya dengan terus mendorong  Program Vaksinasi khususnya disektor Industri. “Termasuk mengundang kehadiran Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Arsjad Rasjid datang ke kawasan industri Ejip untuk mendorong upaya KADIN Kabupaten Bekasi menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi sekaligus mempercepat ke arah normalisasi agar pelaku usaha kecil bisa geliat dan bangkit lagi. Disesi itupun Kadin berharap agar pemerintah Daerah hadir, untuk memberikan stimulus bagi para pelaku usaha terdampak, sebagaimana banyak masyarakat cemaskan.

Perlu di ketahui juga bahwasannya Kehadiran orang nomor 1 di Kadin Indonesia itu, lanjut Sony bersamaan dengan kunjungan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo dalam kegiatan vaksinasi gratis yang digelar Polri, Rabu (04/08/2021) dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi melalui vaksinasi.

Persoalan kendala UMKM ditegaskannya merupakan ranah Pemerintah Kabupaten Bekasi selaku pemangku kebijakan, dan Kadin tidak masuk dalam ranah itu, apalagi ranah teknis, namun lebih pada memberi masukan dan membangun sinergitas. Dan upaya tersebut telah KADIN lakukan melalui Audiensi yang Notulensinya kemudian disampaikan untuk dijadikan catatan.

Semua dan serangkaian audiensi bersama SKPD terkait, termasuk program PEN (Pemulihan ekonomi Nasional), melalui Krangka  stimulus yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *