Fri. May 14th, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

KADIN KABUPATEN BEKASI TERUS AKTIF MEMBANGUN SINERGITAS BERSAMA PEMKAB BEKASI DAN SEKTOR SWASTA

2 min read

Bekasi, Wartakadin. Kurangnya keseimbangan antara supplai and demand, menyebabkan banyak hal berdampak ke masalah sosial masyarakat, misalnya jika supplai beras yang masiv dari produsen tanpa ada demand yang seimbang di pasar, sudah pasti akan terjadi penumpukan stock barang di pasar, yang akhirnya menggangu tataniaga harga. Begitupun angkatan kerja pada setiap tahunnya, apabila tingkat kelulusan sekolah dalam katagori angkatan kerja tidak bisa diimbangi oleh penyerapan kesempatan kerja, akan menjadi beban baru ditengah masyarakat di kabupaten atau kota manapun, termasuk di Kabupaten Bekasi. Jika hal ini dibiarkan tanpa penanganan serius akan semakin menumpuknya angka pengangguran.

Menyiasati hal ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi, melalui Dinas Tenaga Kerja, menyelenggarakan Program Sosialisasi Pemagangan nasional angkatan 1 Selasa (9-03 SD 10-03 -2021) di Primebiz Hotel Cikarang. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja “Suhup, SH.MM mengatakan bahwa Pemkab Bekasi sudah hadir melalui Perda nomer 4 tahun 2016 tentang ketenagakerjaan yang kemudian dijelaskan lebih teknis lagi oleh Perbup 9 tahun 2019 tentang perluasan kesempatan kerja seluas luasnya bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. Kadis juga meminta agar KADIN Kab. Bekasi segera membangun sinergitas untuk memecahkan masalah ini,”ujar Suhup yang menyebut Pemkab Bekasi serius menangani dan menekan tingkat pengangguran ini.

Menurutnya, setiap tahunnya kemampuan sektor riil yang ada di Kabupaten Bekasi, hanya mampu menyerap 11% angkatan kerja yang ada, maka dari itu solusi terbaiknya adalah mengimplementasikan program pemagangan secara berkelanjutan.

Sementara itu dalam penyampaian materinya disesi yang berbeda, Yanwar, SE, MSI. Kasubdit pengembangan pemagangan dalam negeri mengatakan bahwa, KADIN harus menjadi pihak yang membantu agar program terobosan yang sudah banyak digulirkan oleh pemerintah pusat teraplikasi dengan baik, terkait menyikapi masalah ketenagakerjaan dalam upaya menjaga keseimbangan tersebut.

Pemerintah Pusat dalam hal ini KEMENAKER, terus mendorong semangat mengatasi berlimpahnya angkatan kerja yang kemudian melahirkan Peraturan Pemerintah Nomor 31 tahun 2006 tentang pelatihan kerja Nasional, atau yang lebih familiar kita dengar dengan bahasa Pemagangan. Kementrian tenaga kerja melalui Dirjen Bina Pemagangan, Dirjen Pembinaan pelatihan dan produktifitas, merasa perlu mengimplementasikan program pemagangan berkelanjutan sebagai langkah terobosan untuk menyiasati dan menekan angka pengangguran, sebagaimana juga dijelaskan dalam permenaker 36 tahun 2016 yang kemudian menjadi permenaker 06 tahun 2020 tentang Pemagangan Dalam Negri, dalam pasal 21, pasal 1 ayat (11), pasal 9 ayat (4), dijelaskan secara jelas tentang program pemagangan.

Acara sosialisasi program Pemagangan Nasional Angkatan 1 ini diinisiasi oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi dihadiri perwakilan dari KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI (KADIN) Kab.Bekasi, para pemilik LPK, perwakilan Perusahaan dan pengurus Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia (HILSI) Kabupaten Bekasi. (Js.Sulaksana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *