KIK'
Wed. Aug 5th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Kadin Minta Pengembangan Kawasan Industri Baru Akomodir Warga Lokal

2 min read

Sejak tahun 1989 Kabupaten Bekasi mulai dikembangkan kawasan industri. Hingga kini ada sekitar 15 kawasan industri baik skala kecil hingga besar yang dihuni lebih dari 4000 perusahaan nasional dan multinasional. Pengembangan kawasan industri telah membuka lapangan kerja yang sangat luas. Namun demikian ternyata masih banyak warga setempat yang masih belum terserap, sehingga angka pengangguran di Kabupaten Bekasi masih cukup tinggi, sungguh ironi.

Hal tersebut menjadi perhatian dari Kadin Kabupaten Bekasi yang juga bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mensosialiasikan Perbup No. 9 tentang perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.

Menanggapi penolakan Jaringan Masyarakat Peduli Demokrasi (JMPD) Kabupaten Bekasi atas akan dibangunnya kawasan industri baru yang dikembangkan Multistrada di wilayah Desa Karang Sari, Kecamatan Cikarang Timur, H.Obing Fachrudin selaku Ketua Kadin Kabupaten Bekasi kembali mengingatkan developer untuk bisa memperhatikan masyarakat setempat.

“Saya minta dalam hal ini kepada Multistrada untuk mengajak dialog tokoh masyarakat dan pemuda Desa Karang Sari, untuk bisa bersinergi dalam pembangunan ekonomi khususnya di Cikarang Timur. Masih banyak tenaga kerja lokal yang belum terserap,” tegas H. Obing.

Sebelumnya, Ketua JMPD Kabupaten Bekasi, Zuli Zuklifli mengatakan, belum ada kesepakatan yang dibangun antara pengembang dengan masyarakat untuk penyerapan tenaga kerja lokal. “Jadi kami sebagai warga Cikarang Timur menolak adanya pembangunan kawasan industri baru di wilayah kami karena tidak memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal,” tegasnya.

Menurutnya, sampai saat ini belum terbangun komunikasi dari pihak pengembang ke masyarakat sekitar untuk penyerapan tenaga kerja lokal. Padahal, saat ini penyerapan tenaga kerja lokal belum maksimal oleh kawasan industri.

Seperti diketahui, Kawasan Industri Multistrada akan dibangun tepat di belakang perusahaan produsen ban PT Multistrada Arah Sarana Tbk yang didalamnya akan berdiri perusahaan yang akan mensuport industri ban baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kawasan industri tersebut rencananya akan berdiri di atas lahan dengan luas 66 hektar dan dibagi ke dalam dua zona yakni zona industri seluas 65 hektar dan zona komersial dengan luas 1 hektar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *