Mon. Oct 26th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Kadin Sambut Gembira Bupati Bekasi Agendakan Road Show Ke Kawasan

2 min read

Dalam memajukan Kabupaten Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemda, tetapi juga komponen masyarakat yang lain, khususnya dunia usaha dan akademisi. Untuk itu diperlukan sinergi yang kuat antara ABG (akademisi, businessman dan government).

Sejak dilantik menjadi Bupati Bekasi definitif, Eka Supria Atmaja langsung tancap gas membenahi berbagai persoalan khususnya terkait tingginya tingkat pengangguran. Kabupaten Bekasi menempati posisi ke 3 tingkat pengangguran di Jawa Barat. Ini sebuah ironi, dengan keberadaan 11 kawasan industri dengan lebih dari 4.000 perusahaan.

Disinyalir, banyak sekali SDM masyarakat Bekasi yang tidak terserap di lapangan kerja, khususnya perusahaan di kawasan industri. Selain karena, dianggap kurang kompetitif, juga ada indikasi kecilnya kesempatan mereka mengikuti rekrutmen yang dilakukan perusahaan.

Dalam rapat koordinasi program kerja Kadin Kabupaten Bekasi, Wakil Ketua Kadin Kabupaten Bekasi Yosminaldi menyambut gembira langkah Bupati Eka yang mengagendakan roadshow ke pengelola kawasan industri dan perusahaan.

“Ini langkah maju dari Bupati, yang sebelumnya tidak terlihat. Ada 9 kawasan industri yang akan dikunjungi secara rutin, untuk mengetahui fakta di lapangan mengenai dunia industri, dan tentu saja beramah tamah dengan kalangan HRD untuk tahu masalah rekrutmen tenaga kerja,” ungkap Ketua Umum ASPHRI dan HR Manager PT. EJIP ini.

Hal sama juga disampaikan H.Obing Fachrudin, Ketua Kadin Kabupaten Bekasi yang gembira atas responsifnya Bupati terhadap dunia usaha.

“Ini momentum kita untuk bersinergi dengan pemerintah daerah khususnya membantu menyelesaikan persoalan pengangguran. Kadin kini telah memiliki LPK/Pusdiklat yang bergerak dalam meningkatkan kompetensi masyarakat Bekasi, menjalankan pemagangan, sehingga SDM Bekasi, menjadi tenaga kerja siap pakai,” ungkap H. Obing yang didorong kalangan dunia usaha untuk mendampingi Bupati Eka.

Masih lanjut H. Obing, keberadaan LPK Kadin akan menghilangkan imej kualitas SDM Bekasi yang dianggap masih rendah. Disisi lain juga dapat meningkatkan mental dalam menghadapi dunia kerja.

“Saya berharap Bupati bisa menggandeng Kadin saat kunjungan ke perusahaan-perusahaan, karena Kadin juga bisa mendapatkan masukkan untuk diteruskan ke Kadin Pusat. Apalagi Kadin merupakan organisasi bentukan pemerintah berdasarkan UU No 1 tahun 1987,” ungkap H. Obing.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *