April 23, 2024

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Kadis. Perinaker Kendal, Cicik Sulastri : Sertifikasi Produk IKM Untuk Bisa Mengikuti Tender Pemerintah

2 min read

Kendal, wartakadin.com Meningkatnya jumlah IKM di Kabupaten Kendal perlu adanya dorongan untuk meningkatkan klasnya yang salah satu cara dengan kegiatan sertifikasi produk-produk IKM pada hari ini (05/09/2023) dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kendal.

Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kendal terkait dengan IKM sesuai dengan tupoksinya untuk memberikan pembinaan dan bimbingan dalam masalah yang berkaitan dengan produksi dan pengembangannya sehingga dengan motto “Melayani dengan sepenuh hati” akan menghasilkan kualitas kinerja dan capaian program-program Pemerintah Kabupaten Kendal dalam mengembangkan IKM yang lebih berkualitas.

Dalam rangka peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN), oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja melihat Industri Kecil Menengah (IKM) Kendal belum memiliki sertifikasi produk-produknya. Tujuan pemberian sertifikasi ini agar IKM Kendal bisa mengikuti tender Pemerintah terkait pengadaan barang dan jasa.

Hal ini seperti disampaikan Kadis. Perindustrian dan Tenaga Kerja Kab. Kendal, Cicik Sulastri dalam kegiatan peresmian Coaching Clinik Pendaftaran Sertifikasi TKDN Industri Kecil dan Menengah di Kantor Disnaker Kendal pada Selasa (05/09/2023).

Dengan bisa mengikuti tender pengadaan barang dan jasa, produk IKM Kendal selain dikenal luas juga memiliki standar kualitas secara nasional. Untuk itu Cicik Sulastri berharap kepada para IKM yang sudah mengikuti sertifikasi juga bisa mengedukasi kepada IKM lainnya yang belum sempat mensertifikasi produk-produknya untuk segera datang ke kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja untuk mendapatkan layanan sertifikasi TKDN bagi pengusaha micro, kecil dan menengah di Kendal.

“Makin banyak yang memiliki sertifikasi TKDN, makin banyak yang mengikuti proses pengadaan barang dan jasa yang diselenggarakan Pemerintah, IKM lebih sejahtera dan berdampak pada program pengurangan pengangguran dan kemiskinan di Kendal,” harapannya.

Berdasarkan data, jumlah pelaku industri kecil dan menengah di Kabupaten Kendal yang sudah memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) per 19 Januari 2023 ada sebanyak 9 perusahaan, 3 Industri Kecil Menengah (IKM) dengan 66 jenis produk.

Dalam kesempatan itu Cicik juga sampaikan, di kantornya selain membuka layanan sertifikasi TKDN juga layanan bimbingan jabatan bagi para pencari kerja agar siap menghadapi dunia usaha dan dunia industri.

Peresmian Coaching Clinik TKDN di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kendal oleh Bupati Kendal diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Suharjo yang ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan ruang pamer produk IKM Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kendal.

Sementara itu pelaku IKM Kendal Sarwenah, salah satu peserta sertifikasi TKDN kepada wartakadin.com mengungkapkan harapannya bahwa usahanya bisa meningkat melalui perluasan jaringan dan pasar produk-produknya. “Produk yang berkualitas, nilai jual tinggi dan masa berlaku lebih panjang menjadi kendala usaha kami. Selain kendala terkait permodalan,” ujar produsen gula aren di wilayah Limbangan ini. Sriyanto

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *