Sel. Sep 27th, 2022

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

“Kafe Satu Kata Kendal” Gelar Event Lari Maraton Berjarak 85 Kilometer

2 min read

Kendal, wartakadin. Kafe Satu Kata Kendal di awal bulan Maret (4/3/2022) gelar lagi iven lari maraton yang diikuti 75 pelari dari berbagai daerah di Indonesia.

Pelari maraton ini berasal dari anak-anak berkebutuhan khusus dan sekolah inklusi di Kabupaten Kendal yang mendapatkan kesempatan berlaga yang menempuh jarak 85 kilometer selama dua hari (Jumat-Sabtu).

Hal ini disampaikan Race Direktor Satu Kata Peduli Charity Run Kendal dalam sambutannya, bahwa event ini adalah bentuk kepedulian kepada anak-anak berkebutuhan khusus dan sekolah inklusi yang memiliki prestasi di bidang olah raga.”Ivent ini murni ivent amal untuk menumbuhkan kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus yang memiliki kemampuan dan berprestasi,” tuturnya.

Selanjutnya dikatakan, para pelari maraton ini menempuh jarak 85 kilometer dengan rute : start dari Kafe Satu Kata Patebon – Pasar Sedayu Gemuh – Desa Sojomerto – Jalan Sriwedari – Jalan Curug Sewu – Jalan Patean Boja – Omahe Opa – Polsek Singorojo – Jalan Kaliwungu Boja – Jalan Raya Kaliwungu (pembagian doorpres) – Pasar Srogo – Jalan Sukodono – Jalan Tentara Pelajar – Purin dan Finish di Kafe Satu Kata.

“Peserta juga melewati beberapa rute pariwisata, antara lain : Cagar Alam Pageruyung – River Walk Boja – Omahe Opa – Kawasan Plantera – Curug Sewu dan Bukit Kendeng,” jelas Lexi.

Sebanyak 75 peserta disebutkan, 36 peserta dari Jabotabek, 14 peserta dari Semarang, 4 peserta dari Jogyakarta dan lainnya dari Malang, Bali dan Kabupaten Kendal masing-masing mengirimkan 3 peserta. Dan Kudus hanya 2 peserta.

Sedangkan dari Bandung, Palembang, Makasar, Lombok, Surabaya, Gresik, Tegal, Cilacap, Magelang dan Wonogiri masing-masing mengirimkan satu peserta.

Event ini diawali dengan penyajian kesenian tradisional Jaran Kepang dari Group Kesenian di Kabupaten Kendal. Dan pelepasan pelari “Carity Run Satu Kata Peduli” dilakukan oleh Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama Sekda dan Forkopimda, juga Kepala OPD Kendal sekitar pukul 21.00 Wib.

Dalam sambutan Bupati Kendal katakan, sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Kafe Satu Kata Kendal bersama para sponsor dalam kegiatan amal untuk pembangunan sekolah inklusi yang ada di Kabupaten Kendal.

“Mewakili masyarakat Kendal, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung acara ini. Juga kepada para donatur yang ada dibelakangnya. Kegiatan ini sungguh bagus, yakni untuk amal pembangunan sekolah inklusi,” ujarnya.

Dico juga menegaskan, kegiatan ini bisa memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Kendal. “Karena para peserta ini datang dari berbagai daerah di Indonesia, tentunya bisa ikut mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Kendal. Hal ini menjadi salah satu tujuan dari visi misi Pemerintah Kabupaten Kendal,” harap bupati Kendal.

Kepada para atlit pelari maraton juga katakan, selamat menikmati destinasi wisata yang ada di Kabupaten Kendal. “Kami doakan agar semua peserta bisa selamat sampai tujuan,” ungkap dalam sambutannya.

Sementara dari Event Onwer dan Founder Kafe Satu Kata, Marcello Lianawaty katakan, ivent amal ini adalah bentuk kepedulian dari komunitas olahraga lari khusus untuk pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus yang ada di Kabupaten Kendal.

Hal ini sesuai dengan misi Satu Kata Peduli yang kedua, sasarannya adalah sekolah-sekolah inklusi, dimulai dari inisiasi Pemkab. Kendal. “Kami sangat mendukung pengembangannya untuk memperbanyak sekolah-sekolah inklusi,” terangnya.

Marcelli juga menambahkan, para peserta lari Satu Kata Peduli ini selain pelari juga bertugas sebagai pencari donatur yang berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 205 juta.

“Kami masih menerima donasi hingga akhir bulan Maret 2022. Semoga dengan kepedulian kami ini bisa membantu anak-anak berkebutuhan khusus hingga bermanfaat,” demikian harapan Marcelli disampaikan kepada wartawan liputan Kendal. Sriyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru