Kam. Sep 23rd, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI SEBAGAI MITRA PEMERINTAH DAERAH KAB. BEKASI BERSAMA SMSI BEKASI RAYA, SIAP MENJADI BAGIAN DARI FORUM CSR

4 min read

Warta Kadin||Bekasi.

Bupati Bekasi, Dr. H. Dani Ramdan membuka Webinar Dialog Media bertemakan “Penguatan Peran KADIN dan SMSI Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Teknologi, Informasi dan Komunikasi” secara virtual di Kabupaten Bekasi, Rabu (28/07/2021). Hadir pula Walikota Bekasi Dr. H. Rahmat Effendi melalui Humas Kota Bekasi, memberikan sambutan dan sekaligus membuka Webinar Dialog Media secara virtual yang dilaksanakan secara virtual.

Sementara narasumber yang hadir antar lain: Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry CH Bangun, CEO AYO Media, Roberto AM Purba, Kepala Bappeda Bekasi, Dedi Supriyadi, Ketua KADIN Kab. Bekasi, Heri Noviar, S.E dan Kanit 3 Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Khairuddin, S.E., S.H.

Turut hadir melalui video conference, Direktur Eksekutif Kamar dagang dan Industri Kab.Bekasi Jon Sony ,SS yang pada acara wabinar ini sekaligus merangkap Publik Speaker, Anggota KADIN Indonesia Komite Malaysia Ny. Arie Rahmadani, Kepala BJB Cabang Kabupaten Bekasi Adi Arif Wibawa, Kepala BPBD Kabupaten Bekasi dan Kepala BPBD Kota Bekasi, Dinas Kominfo, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, pengelola Kawasan Industri Kota Deltamas, Kawasan Hyundai, Kawasan Jababeka, Perwakilan Perusahaan Industri, Pengusaha Media, Ketua PWI Bekasi Raya, Melodi Sinaga dan Manajer Kerjasama Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) Hegarmukti, Reyhan selaku moderator dalam Webinar Dialog Media.

“Alhamdulillah saya sangat mengapresiasi terselenggaranya acara ini ditengah kondisi pandemi covid-19, semoga melalui dialog media ini kita semua dapat berperan dalam percepatan penanganan Covid-19 dan mendorong pemulihan ekonomi menjadi lebih baik,” harap Pj Bupati Bekasi, Dr. H. Dani Ramdan, M.T. dan apapun hal yang positif berupa notulensi, kita akan sinergikan menjadi program kerja yang memiliki manfaat buat Masyarakat Bekasi.

Susunan pembicara pertama, ada Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Chairuddin Bangun, menggaris bawahi bahwa Undang Undang nomor 40 tahun 1999 memberi peluang dan ruang bagi siapapun untuk membuat perusahaan pers. “Banyak wartawan membuat media sendiri karena melihat peluang usaha yang menguntungkan,” ujarnya. “Padahal bisnis pers bukan bisnis biasa, ada landasan etika, moral jurnalistik yang harus terbangun, SDM jurnalistik, perencanaan bisnis dan utamanya modal,” pungkas Hendri menyampaikan. menurutnya wadah pengusaha media seperti
SMSI Bekasi Raya disarankan segera melaksanakan pelatihan-pelatihan jurnalistik bagi wartawan yang bekerja dalam perusahaan pers SMSI juga harus memberikan bimbingan teknis terkait tatakelola media yang benar sesuai dengan Undang Undang Pers.

Sementara Narasumber kedua, CEO AYO Media, Roberto AM Purba, memberikan tips langkah-langkah bisnis media siber ditengah revolusi industri 4.0, membuat strategi membangkitkan semangat serta update terkait berita dan Isu yang kemudian mendorong minat pembaca. “Koneksikan juga secara pararel dengan media sosial agar berita yang diposting dibaca banyak orang,” ungkapnya.

Selanjutnya Narasumber ketiga, Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi, Dedi Supriyadi mengatakan bahwa peran pers harus menjadi garda terdepan dalam mendorong upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, melalui pemberitaan “Peran pers harus dioptimalkan dalam upaya pemulihan ekonomi ini, banyak program yang bisa diangkat dalam menciptakan geliat kebangkitan ekonomi, membangun narasi penting nya sosialisasi terkait Vaksinasi, membuat klaster sektor industri terdampak akibat pemberlakuan PPKM, menyampaikan informasi kesehatan dan pendidikan sampai ke desa terpencil memfasilitasi perdagangan, mentransmisikan ide dan inovasi lintas batas, menyampaikan informasi strategi yang teruji kepada masyarakat dalam menanggapi isu-isu krisis ditengah pandemi, mempromosikan bisnis, berbasis IT, mendorong kinerja komersial dan industri yang lebih baik, dan itu bisa dilakukan bersama KADIN, karena Kadin adalah Lembaga pengusaha yang memiliki Peta tersebut ” pungkas Dedy”.

Selanjutnya Kepala Bappeda mengingatkan peran pers dapat membantu penggagasan dan penyelenggaraan acara untuk menginspirasi, yang memungkinkan membangkitkan semangat menjadi usahawan agar mereka bisa saling belajar satu sama lain.

Narasumber keempat, Ketua KADIN Kabupaten Bekasi, Heri Noviar, S.E mengingatkan peran Kadin sebagai wadah bagi sektor pelaku-pelaku usaha. “Sebagai wadah dan wahana pembinaan, wahana komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi pengusaha Indonesia, KADIN hadir untuk mewujudkan dunia usaha Indonesia yang kuat dan berdaya saing tinggi,” ungkapnya.
Menurut Heri, transformasi usaha saat ini berdasar pada kolaborasi, salah satunya melalui kerjasama media siber selaku profesi yang menguasai teknologi informasi dan komunikasi. “Tentunya media siber yang berpedoman pada Undang-Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Dalam hal ini, Serikat Media Siber Indonesia selaku asosiasi para pengusaha media siber konstituen Dewan Pers perlu disertakan dalam mewujudkan program-program KADIN Kabupaten Bekasi,” ungkapnya. kemudian ditambahkan oleh Direktur Eksekutif Kadin, Jon Sony, bahwa sebagai himpunan pengusaha Siber atas nama UU nomor 1 tahun 1987 tentang KADIN, SMSI dengan sendirinya terafiliasi sebagai anggota KADIN, namun bagusnya dikukuhkan dengan memiliki Kartu Anggota Sebagai ALB. Sony juga menambahkan jika ada yang telah disampaikan oleh Ketua Bapeda terkait rencana pelibatan KADIN dan SMSI sebagai partikel kebijakan tata kelola CSR, adalah langkah dan trobosan yang sangat tepat.

Dan Narasumber terakhir, Kanit 3 Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Khairuddin, SE.SH, menurutnya SMSI juga harus menyampaikan hal yang preventif membawa muatan informasi kepada masyarakat, menurutnya ada beberapa catatan terkait kasus pidana siber yang sering terjadi diantaranya penipuan kartu kredit, hack, phising mendapatkan informasi pribadi via email, fitnah, pornografi, malware dan skimming. “Ujaran kebencian atau hate speech dan termasuk diantaranya hoax atau berita bohong.

Webinar secara virtual ini telah disponsori PT Mecayya Pharmaceutical, Bank BJB, Kota Deltamas, setelah diskusi berakhir Ketua SMSI Bekasi Raya, Doni Ardon akhirnya menyampaikan notulensi Webinar Dialog Media, sebagai berikut:

Pertama, Dewan Pers meminta SMSI Bekasi Raya agar secara rutin mengadakan pelatihan-pelatihan Jurnalistik dan Bimbingan Teknik Pengelolaan Perusahaan Media.

Kedua, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi akan melibatkan KADIN Kabupaten Bekasi dalam pengelolaan dana CSR, mengajak dan mengundang unsur-unsur dari KADIN Kabupaten Bekasi.

Ketiga, KADIN Kabupaten Bekasi akan merumuskan bentuk kerjasama terhadap Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bekasi Raya terkait publikasi dan transparansi pemanfaatan dana CSR.

Keempat, KADIN Kabupaten Bekasi berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi mengeluarkan Perbup dengan berpatokan pada Pergub Jabar tentang kewajiban perusahaan bergabung dalam keanggotaan KADIN Kabupaten Bekasi.

 

(Team Warta Kadin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *