April 23, 2024

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Kampung Jawa Desa Pagersari Perlu Dukungan Untuk Sarana Edukasi dan Manfaatnya

2 min read

Kendal, wartakadin.com Kampung Jawa Desa Pagersari Kecamatan Patean Kabupaten Kendal sebagai pengembangan dari Kampung Literasi yang lahir dari ide seorang guru swasta Munawar SPd, MPd bila dilihat dari maksud dan tujuannya, layak untuk mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kendal.

Modal awal Kampung Literasi oleh Munawar dikisahkan karena tekad yang besar yang hanya memiliki puluhan kelinci dan koleksi puluhan ribu buku-buka bacaan dan pelajaran sekolah untuk mengedukasi masyarakat terhadap kemanfaatan pelihara kelinci dan tempat pendidikan berwirausaha.

Ternyata dalam perjalanannya mendapatkan tanggapan positif dan antusias dari berbagai kalangan yang berdatangan dari berbagai daerah mengunjungi kampung literasi.

Selanjutnya hingga menarik perhatian pejabat daerah dan pejabat Kementerian Pendidikan Nasional yang menyempatkan diri datang ke tempat ini.

Setelah berkembang, Kampung Literasi menjadi tujuan untuk melakukan studi banding dari para pelajar, mahasiswa yang jumlahnya puluhan hingga ratusan orang, berasal dari daerah dan kota-kota besar di Indonesia.

Lahirnya ide mendirikan Kampung Jawa, cerita Munawar karena merasakan tidak puas karena berfikir input yang diterima oleh para pengunjung Kampung Literasi itu hanya sebatas tampilan yang ada dan untuk menjawab usulan-usulan untuk menampilkan sejarah, budaya dan khususnya jatidiri Jawa yang hampir tenggelam.

Hadirnya Kampung Jawa di desa Pagersari, konsepnya dituturkan, untuk memberikan pembelajaran bahasa Jawa untuk dipakai komunikasi sehari-hari antara anak-anak dengan orang tuanya dan teman sebaya berbahasa Krama.

Tetapi tak hanya itu saja, di Kampung Jawa juga ada pelatihan tari-tarian dan penulisan aksara Jawa yang hampir punah. “Mereka banyak yang usul agar didepan kampung ada tulisan menyambut tamu dengan tulisan aksara Jawa,” imbuhnya.

Targetnya dengan adanya Kampung Jawa, bagi anak-anak bisa merubah karakternya dari berbahasa Krama. “Untuk merealisasikan ide ini tentunya Kami akan menyediakan guru-guru atau ahli berbahasa Jawa dan menulis huruf Jawa,” tuturnya.

‘Kedepan kami optimis, dari peresmian Kampung Jawa yang dibuka bapak Sekda Kendal Sugiono mewakili Bupati Kendal dan didampingi empat kepala dinas seperti Dinas Pariwisata, Kominfo, Dispermasdes dan Forkopimcam Patean akan mendorong eksistensi Kampung Jawa yang bermanfaat bagi masyarakat,” harapan Munawar kepada wartakadin.com usai acara peresmian kampung Jawa.

“Kami masih banyak membutuhkan dukungan dari Pemerintah untuk sarana edukasi dan biaya mendatangkan guru dan pengajar bahasa Jawa dan Huruf Jawa,” pintanya.
Sriyanto

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *