Ming. Sep 25th, 2022

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Kebangkitan Seniman dan Pemusik Siboli Akan Terjadi Di Angkringan Mahesa 2 Ngadibolo Boja

2 min read

Kendal, wartakadin.com Kendal Bangkit, Kendal Pulih dan Kendal akan menjadi Kota Industri dan Pariwisata seperti yang diinginkan oleh bupati Kendal Dico M Ganinduto.

Untuk membangun Kendal seperti yang diharapkan masyarakat, perlu ada daya dobrak dan daya ungkitnya antara lain berasal dari para seniman dan pemusik berkolaborasi untuk menampilkan kreasi dan kebolehannya untuk menjadi pertunjukan yang menarik banyak orang datang di Kabupaten Kendal.

Wilayah Siboli berasal dari tiga kecamatan, antara lain Kecamatan Singorojo, Boja dan Limbangan saat ini bisa menjadi daya dobrak dan daya ungkit untuk mengangkat nama Kabupaten Kendal ke tingkat Nasional berkat perjuangan para seniman dan pemusik dari warga setempat.

Perintisan dimulai dari Owner Angkringan Mahesa 2 Ngadibolo Boja, Dani Susilowati dengan usaha membuka Angkringan yang menyajikan aneka kopi, jus dan makanan ringan dilengkapi dengan Gasebo dan ruang untuk tampilan life musik untuk menyediakan tempat dan mempersilahkan bagi siapa saja yang ingin tampil berkreasi seni atau bermain musik.

Tampilan perdana di Angkringan Mahesa 2 ini pada Selasa malam (23/8/2022) dimeriahkan oleh Pemusik sekaligus Pencipta lagu “Siboli” bernama Samkawe asal Meteseh Boja yang tampil menyanyikan lagu Siboli berkolaborasi dengan Campursari Bimo Putro Pringsewu Lampung yang dimotori para seniman dan seniwati ISI Jogjakarta.

“Lokasi Angkringan Mahesa 2 di jalan Ngadibolo Boja Kabupaten Kendal, sangat representatif untuk tempat berkreasi bagi seniman atau budayawan karena arealnya cukup luas selain untuk parkir dan panggung hiburan. Juga ideal untuk bermain dan berkreasi bagi anak-anak sekolah dan anak-anak Balita,” tutur Dani kepada wartakadin.com yang ditemui di kemarin malam.

Dani juga mengungkapkan, dalam tampilan music campursari anak-anak ISI Jogja ini berkolaborasi dengan Pencipta lagu “Siboli” yang langsung dinyanyikan Samkawe yang membawa gitaris akustik dipadukan dengan gamelan, kendang dan mengiringi lagu-lagu Jawa.

Selanjutnya disampaikan, malam ini penampilan music campursari khusus untuk menghibur warga dusun Ngadibolo Boja sekalian acara penyerahan hadiah lomba Agustusan dalam memeriahkan HUT RI ke-77 Tahun 2022. Wartakadin.com sendiri menyaksikan warga berjoget bergembira saat lagu Siboli berirama reggae berpadu dengan campursari.

Dalam kesempatan itu, Samkawe Pencipta Lagu Siboli bercerita, “Saya lahir di Boja. Sejak klas IV SD sudah ngamen hingga sampai di kota Solo yang bertemu dengan Sang Maestro “Sobat Ambyar” Didi Kempot. Bahkan saya sempat dikasih makan,” kenang Samkawe.

Ide membuat lagu berjudul Siboli, niatnya ingin mengangkat nama kota kelahirannya melalui karya lagu dan musik. “Saya melihat potensi seniman dan pemusik di Siboli sangat besar yang butuh dukungan Pemerintah Setempat dan Masyarakat agar mereka bisa hidup,” harapnya.

Adapun syair lagu Siboli dituturkan Samkawe, diilhami dari perjalanan hidup Didi Kempot yang karier menjadi seorang penyanyi terkenal karena membuat lagu yang bertemakan kota asalnya. Demikian pula, kata Samkawe ingin mencoba mengikuti jejak Didi Kempot dengan mencipta dan melagukan sendiri “Siboli”.

Untuk melangkah, mencipta lagu yang mengangkat kabupaten Kendal, diakuinya sedang mempelajari ciri khas Kendal ini seperti apa yang bisa dilihat masyarakat luas. “Saat ini Kendal masih melekat dengan sebutan Kendal Beribadat, penonjolan ini yang saya lihat,” ungkap Samkawe yang ditemui wartakadin.com di Angkringan Mahesa 2 Ngadibolo Boja kemarin malam. Sriyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru