Fri. Feb 26th, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Kegiatan Razia PPKM Di Sukorejo Kendal Agak Tersendat Karena Hujan Cukup Deras

2 min read

Kendal, wartakadin. Kegiatan penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan di wilayah Sukorejo Kabupaten Kendal yang dipimpin Kapolres Kendal AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo bersama Forkompinda diantaranya Kejari, satuan Polres, Kodim 0715, Pol PP dan Dishub Kendal pada hari Senin malam (18/1/2021), berjalan agak tersendat dikarenakan hujan yang cukup deras di wilayah Sukorejo dan sekitarnya

Kegiatan operasi diikuti Dandim Letkol inf.Iman Widhiarto, S.T, Kajari Ronald Win, Kasat Pol PP Toni Ariwibowo, Ka Kesbangpol Drs Marwoto, AKP Winarno, Kapolsek AKP Sukorejo Surismanto, Danramil, Camat Sukorejo dan Satgas Penegakan hukum Covid 19 diperkirakan 100 personil terdiri dari Polri, TNI dan Dishub Kendal sebelum operasi, didahului dengan apel terbatas untuk mendapatkan pengarahan Kapolres Kendal di Mapolsek Sukorejo.

Kepada wartawan Kapolres Kendal sampaikan bahwa kegiatan bersama-sama ini untuk melaksanakan instruksi Gubernur Jawa Tengah untuk mengurangi ataupun mengantisipasi dampak penyebaran yang terlalu tinggi Covid 19 dengan sasaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sampai pukul 21.00 wib. “Karena Kabupaten Kendal memang sudah menjadi wilayah tinggi untuk penyebaran Covid 19,” imbuhnya.

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ini dikatakan Kapolres Kendal, harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

“Siapapun yang melanggar akan dikenai sanksi dan tindakan tegas oleh Satgas Gakkum Prokes Pol.PP yang di back up Polisi dan TNI,” tegas Kapolres.

“Razia PPKM di Kabupaten Kendal dilaksanakan di Sukorejo ini adalah atensi dari Pemerintah Pusat yang disasar ada di beberapa tempat dan lokasi, salah satunya ada di tiga lokasi di Sukorejo untuk dilakukan operasi terus menerus. “Karena kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat,” demikian amanat Kapolres Kendal.

Sementara Kasat Pol PP Toni Ariwibowo menegaskan, penerapan PPKM yang dibatasi hingga pukul 21.00 ini dimulai dari tanggal 11 hingga 25 Januari adalah penegakan Perda Gubernur maupun Bupati. Dan sasaran operasi malam ini berkeliling di seputaran bundaran Sukorejo dan beberapa titik di wilayah kecamatan Sukorejo untuk mengingatkan para pedagang warung dan PKL segera menghentikan kegiatannya pada pukul 21.00 wib.

Akan tetapi dalam cuaca yang hujan lebat itu, terlihat sepi tinggal satu dua pedagang yang masih buka untuk disarankan segera menutupnya. (Sriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *