April 23, 2024

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Kesbangpol Kendal Adakan Pendidikan Politik Di Sekolah Tingkat SLTA

3 min read

Kendal, wartakadin.com Sejalan dengan perkembangan demokrasi di Indonesia yang dimanifestasikan melalui Pemilihan Umum serentak yang menghasilkan pemimpin bangsa dan wakil-wakil rakyat yang berkualitas sangat ditentukan pula oleh masyarakat sebagai pemilih yang cerdas.

Untuk mencapai itu perlu adanya pendidikan politik khususnya kepada para pemilih pemula (millenial) yang berusia 17 tahun keatas yang saat ini sedang menempuh pendidikan di bangku SLTA dari kelas X hingga kelas XII, dimana pada Pemilu yang akan datang mereka sudah menjadi warga negara yang memiliki hak pilih dalam pesta demokrasi.

Program pendidikan politik untuk siswa-siswi SLTA ini sudah dimulai oleh Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kendal yang menyasar ke SLTA umum dan kejuruan, diantaranya pada hari ini, Rabu (21/2/2024) Kesbangpol Kab. Kendal selenggarakan pendidikan politik dan kewaspadaan dini kepada siswa-siswi SMK Negeri 2 Kabupaten Kendal yang dikemas berupa Talk Shaw.

Talk Shaw dibuka Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki dalam sambutannya mengatakan, pendidikan politik sangat penting bagi pelajar, mengingat pada tahun 2024 sudah dilaksanakan Pemilu serentak dan Pemilu yang akan datang dimana mereka sudah tergolong menjadi pemilih dan bisa terlibat didalamnya.

Untuk itu mereka perlu mendapatkan bekal pengetahuan politik guna mengetahui perkembangan politik dan hak-hak politiknya.

“Pemilu serentak 2024 di Kabupaten Kendal sudah terlaksana dengan tertib, aman dan kondusif disitu juga terdapat pemilih pemula atau pelajar datangi TPS yang berikan suaranya, Kami sangat mengapresiasi dan ucapkan terima kasih. Mari kita terus menjaga kondusifitas wilayah sekitar kita hingga pada penyelenggaraan Pilkada serentak yang digelar pada 27 November 2024 mendatang, ungkap Wabup Kendal.

Wabup Basuki juga menyinggung tentang ancaman negara yang perlu diantisipasi dengan meningkatkan kewaspadaan nasional untuk tetap menjaga NKRI dari ancaman perpecahan yang bersifat fisik, ideologi, politik, ekonomi, budaya dan ketahanan pangan.

“Kita harus bersyukur bahwa akhir-akhir ini kembali berkumandang kerinduan terhadap tonggak sejarah bangsa dan kesadaran terhadap kewaspadaan nasional, serta 4 pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD ’45, semboyan Bhineka Tunggal Ika dan NKRI harga mati,” tegas Basuki.

Siswa-siswi SMK N 2 Kendal oleh Wabup juga disadarkan bahwa pada tahun 2030, Indonesia akan memasuki masa puncak bonus demografi dimana jumlah penduduk produktif akan lebih banyak diperkirakan mencapai 68 persen. Saat ini perlu persiapan dengan memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya untuk mengoptimalkan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat menuju Indonesia Emas 2045.

“Tetapi hingga kini Indonesia masih memiliki beragam permasalahan dan tantangan dari berbagai aspek. Oleh karena itu, perlu SDM dibangun lewat penguatan karakter generasi milenial atau generasi Z atau Gen Z,” pungkas wabup Basuki.

Sementara itu Ka. Badan Kesbangpol Kendal, Alfebian Yulando menambahkan, generasi muda sebagai penerus masa depan bangsa diharapkan dapat mengetahui tantangan ke depan dan mampu mengembangkan kompetensi diri.

Febi (panggilan akrab) kepada siswa SMK N 2 Kendal meminta, untuk rajin belajar menuntut ilmu dan belajar juga kepada orang tua atau tokoh-tokoh pejuang hingga memiliki karakter yang kuat dan berakhlak yang tidak mudah diombang-ambingkan pengaruh yang tidak benar.

Untuk itu dengan pendidikan politik dan wawasan kebangsaan ini, siswa-siswi akan siap menghadapi segala tantangan dan berbagai perubahan terutama terkait paradigma perpolitikan di Indonesia yang bernuansa transaksional. “Siswa siswi SLTA saat ini perlu dibekali wawasan demokrasi yang benar dan berkualitas,” ujarnya.

Dengan materi yang disampaikan dalam kegiatan ini, manfaatnya bagi para siswa, dijelaskan, ini menjadi hal yang baru yang selama ini tidak diajarkan di sekolah. Dan bagi Pemerintah Daerah punya kewajiban untuk mempersiapkan generasi yang berkualitas dan kompetitif terutama pemahaman tentang perpolitikan di Indonesia.

“Targetnya, saat ini Kita persiapkan generasi milenial dengan pendidikan politik sebagai pemilih pemula akan membuka wawasan dunia politik sekaligus menangkal berbagai informasi hoaks terkait perkembangan politik saat ini,” tandas Febi.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain, Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki, Ka. Badan Kesbangpol Alfebian Yulando, Kasdim 0715/Kendal Mayor C. Joko, Kbo Intel Polres Kendal Iptu Sanhaji, Kasubsi Ipoleksosbud Kejari Kendal Arga, Dekan FEB Unwahas Dr. Hasan SE,M.Sc dan Kepala Sekolah setempat. Sriyanto

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *