Fri. May 14th, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Ketua Kopmir-Karsa H.Deddy Rosyidin : Bupati Kendal Mau Angkat UMKM Kendal Dengan Konsep Apa?

3 min read

Kendal, wartakadin. Jelang pelantikan bupati dan wakil bupati Kendal Periode 2021 – 2024 sesuai jadwal jatuh pada hari Jum’at (26/2/2021) dalam pantauan wartakadin.com sepertinya terkondisi yang sejuk sejuk saja dan kondusif.

Semua elemen yang ada di Kabupaten Kendal saat ini sedang berkonsentrasi menunggu kiprah dan gebrakan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih seperti apa setelah dilantik. Juga ditunggu tunggu pula oleh masyarakat Kendal yang dalam pemilihan yang lalu sudah memberikan dukungan suaranya.

Dan terkait dengan visi misi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kendal Terpilih yang ingin membangun Kendal sebagai pusat industri dan kota Pariwisata yang membutuhkan potensi UMKM sebagai daya ungkit Pariwisata Kendal lebih dikenal, ketua Koperasi Masyarakat Industri Rakyat Karsa Bersama (Kopmir – Karsa) Kabupaten Kendal H. Deddy Rosyidin telah menyampaikan pemikirannya untuk mengangkat UMKM Kendal melalui surat resmi ditujukan kepada Menteri Koperasi – UMKM RI di Jakarta, Kepala Dinas Koperasi – UMKM Provinsi Jawa Tengah di Semarang dan Kepala Dinas Perindustrian Koperasi – UMKM Kendal di Kendal.

Sumbang pemikiran Deddy Rosyidin ini dituturkan berdasarkan pengalaman selama ini yang sudah memperjuangkan UMKM Kendal ketingkat Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koperasi – UMKM dan Kementerian Perikanan dan Kelautan terkait aktivitas industri bandeng Kendal.

Surat bernomor 201/Kopmir-XII/2020 tertanggal 10 Desember 2020 perihal : Membangun UMK,UMK membangun usaha rakyat, Deddy Rosyidin melalui wartakadin,com menanyakan apakah sudah diterima dimeja masing-masing sesuai dengan alamat yang dituju.

Saat ini Deddy Rosyidin aktivitas yang dilakukan sebagai pengelola pusat oleh oleh UMKM Kendal yang berlokasi di tepi jalan masuk ke Kendal Kota (Ketapang) yang menyajikan sekitar 31 jenis produk UKM seperti aneka kripik, tape ketan, gula kacang, jenang dodol, wingko, bakpia, bandeng presto, bandeng cabut duri, pepes, telur asin dll.

Dan dasar pemikiran Deddy Rosyidin didalam penyampaian surat itu dari terbentuknya Kopmir-Karsa pada tahun 2008 dengan pemikiran membangun usaha rakyat dan mengatasi kemiskinan dengan bentuk usaha dari rakyat yang hasilnya untuk dikembangkan yang didukung Pemerintah.

Bentuk usaha seperti Usaha Mikro Kecil (UMK) yang membutuhkan Rumah Kemas dan Pusat Oleh Oleh. Dimana rumah kemas berfungsi sebagai pengawas mutu produk dan mencetak lebel lebel produk serta melakukan pengemasan. Sementara, pusat oleh oleh berfungsi sebagai pemasaran.

Dalam penyediaan pusat oleh oleh untuk memasarkan produk UMK, ungkap Deddy Rosyidin saat ini sudah didukung oleh ASPOO (Asosiasi Pengusaha Oleh Oleh) Jawa Tengah.

Dimana fungsi ASPOO selaln untuk memasarkan produk UMK juga upaya dalam melebarkan pasar. Seperti yang disampaikan Deddy Rosyidin di Jawa Tengah ada 30 pusat oleh oleh yang saling menjalin kerjasama antar pengelola pusat oleh oleh. Yakni dengan masing-masing pusat oleh oleh di daerah selain memasarkan produk lokal juga mamasarkan produk daerah lain.

Dasar pemikiran untuk mengembangkan UMKM khususnya di Kabupaten Kendal yang dimulai dengan eksistensi dan keberadaan pusat oleh oleh Kendal yang dikelolanya ini bisa dijadikan acuan bupati dan wakil bupati Kendal terpilih untuk membuat konsep seperti apa untuk mengangkat dan mengembangkan UMKM Kendal lebih maju dan dikenal ditingkat nasional.

Deddy Rosyidin melalui wartakadin.com menanyakan kepada Pemerintah Kabupaten Kendal selain konsep juga berharap agar keberadaan UMKM Kendal kedepan benar benar jadi prioritas untuk mengambil kebijakannya dalam membangun ekonomi dan upaya mensejahterakan rakyat Kendal.

Paguyuban UMKM Kecamatan Ngampel

“UMKM khususnya yang berada di desa desa jangan dibiarkan jalan sendiri sendiri. Harus ada yang menjembatani yang mengangkat para sarjana yang pandai berbicara di tingkat bupati, gubernur dan menteri,” usulnya.

Yakni, UMKM harus diberikan wadah dan pengetahuan serta penguasaan teknologi agar tidak tertinggal dengan tuntutan zaman. Contohnya, saat ini sudah mulai kecenderungan membutuhkan segala sesuatu melalui media online. Demikian pula, setiap orang bisa butuh barang langsung diantar sampai kerumah. Atau tidak lagi mencari tempat barang yang dibutuhkan. Cukup duduk diam pegang HP, barang yang dibutuhkan langsung tiba dirumah tanpa menunggu waktu yang lama.

“Tantangan ini yang perlu dipikirkan oleh Pemerintah Daerah khususnya Pemkab. Kendal untuk meningkatkan SDM Pelaku UMKM di Kabupaten Kendal agar tidak tertinggal dengan kemajuan teknologi,” demikian seperti yang disampaikan Deddy Rosyidin kepada wartakadin terkait eksistensi UMKM Kendal dimasa yang akan datang. (Sriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *