KIK'
Mon. Apr 6th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Ketua PHRI Kendal Cahyanto: UMKM Butuh Perluasan Pasar Untuk Bisa Berkembang

2 min read

Eksistensi UMKM di Kabupaten Kendal khususnya untuk bisa maju dan berkembang, jangan selalu berharap dapat bantuan atau dukungan Pemerintah. Karena maju dan berkembangnya UMKM terletak pada kemampuannya dalam membangun dan memperluas pasar. Adapun dukungan permodalan besar kecilnya itu tergantung kebutuhan pasarnya. Hal ini perlu kegigihan dan keuletan UMKM untuk bisa maju dan mandiri tanpa berharap akan bantuan Pemerintah.

Pernyataan ini disampaikan Ketua PHRI Kendal Cahyanto yang merespon pemberitaan di media online wartakadin.com berjudul “UMKM Patebon Kendal Butuh Bapak Angkat”.

Baca juga : UMKM Patebon Kendal Butuh Bapak Angkat

Selain menjadi Ketua PHRI juga Kadin Kendal, Cahyanto belakangan ini sudah menaruh perhatian terhadap UMKM Kabupaten Kendal dengan cara di setiap pertemuan bulanan anggota PHRI, UMKM diundang untuk lakukan presentasi atau diberikan waktu untuk memperkenalkan produk-produknya. Selain menganjurkan kepada pengusaha hotel dan restoran ikut mempromosikan dan menyediakan tempat untuk berbagai macam produk UMKM. Hal ini dilakukan sebagai rasa kepedulian terhadap UMKM khususnya di Kabupaten Kendal yang dirasakan kurang adanya dorongan dan bimbingan dari pemerintah setempat. Contohnya, hingga saat ini Kendal belum memiliki Pusat Jajan dan Kuliner seperti kota/jabupaten lainnya di Jawa Tengah ini. Seperti yang diungkapkan Cahyanto yang disampaikan lewat pesan WA.

Menurutnya, PHRI yang didorong untuk ikut memasarkan produk UMKM di semua outlet dan counter hotel dan rumah makan se-Kabupaten Kendal ini lebih cerdas dan prospektif guna memperluas pasar dari pada menjadi bapak angkat yang hanya bantu duit. Lebih jelasnya dikatakan, bantuan berupa uang sifatnya kurang mendidik kearah kemandirian berusaha. Atau justru mengekalkan kebodohan dalam berusaha.

Juga menambahkan, apa artinya UKM itu diberi modal bila tidak diberikan ruang untuk perluasan pasar jualan produknya. “Pasti tidak bisa tumbuh berkembang dengan baik,” demikian Cahyanto meyakinkan yang berbicara berdasarkan pengalamannya merintis usaha Aldila Group hingga dibilang sukses di Kabupaten Kendal ini.

Batik Kendal dipajang di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kab. Kendal.

Lebih ditegaskan lagi, kunci sukses UMKM nomor satu adalah Pasar/Market, “Tidak ada artinya UKM bisa buat produk bagus, tetapi tidak ada pasar yang bagus.. pasti mati usahanya” tegas Cahyanto yang berharap kepada Dinas atau Instansi Terkait bisa menggelar seminar atau diskusi, dirinya siap menjadi narasumbernya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *