Mon. Oct 26th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Kolaborasi Alibaba dan Kadin Dalam Program Alibaba Netpreneur Training

2 min read

Alibaba Business School yang merupakan unit pendidikan dari Alibaba Group, bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) mengumumkan rampungnya program ‘Alibaba Netpreneur Training Indonesia’ angkatan pertama. Program ini diselenggarakan pada 29 Juli hingga 8 Agustus 2019 di Hangzhou, Tiongkok.

Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dari program ini, antara lain untuk membekali para pengusaha dan eksekutif Indonesia, baik dari bisnis konvensional dan digital. Selanjutnya untuk mentransformasi bisnis mereka agar dapat bersaing dan mendorong ekonomi negara di era digital. Di program ini terbentuk tiga kemitraan strategis antara para Netpreneurs (peserta dan lulusan program) guna mempercepat transformasi digital serta pertumbuhan inklusif domestik.

President Alibaba Group, Brian A. Wong, yang juga memimpin Global Initiatives Program mengungkapkan,“Kami bertujuan menginspirasi dan menumbuhkan pola pikir baru, kepercayaan diri, serta visi dalam diri para pengusaha dan pemimpin usaha agar mereka dapat menggunakan teknologi untuk memecahkan tantangan-tantangan yang dihadapi, serta bagaimana mereka dapat berkontribusi untuk masa depan ekonomi digital Indonesia.”

Semangat berkolaborasi untuk memajukan transformasi digital dan pertumbuhan inklusif di antara para Netpreneur (peserta dan lulusan program) direalisasikan saat program berlangsung dengan ditandatanganinya tiga nota kesepahaman kemitraan strategis.

Pertama, kerjasama antara Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) dan KADIN Jawa Tengah untuk mendukung UKM Jawa Tengah dengan branding, lahan ritel offline dan ruang pemasaran online, juga pengembangan wisata desa.
Kedua, kerjasama Metranet (anak usaha Telkom) dan etanee (supply chain logistik dan marketplace produk pangan) untuk integrasi QRen sebagai pembayaran digital berbasis QR.
Ketiga, kerjasama antara Prahu-Hub (perusahaan logistik online) dan FasPay (penyedia layanan payment gateway) untuk memudahkan metode pembayaran bagi klien Prahu-Hub.

Program 10 hari yang menggunakan kurikulum spesifik guna menjawab kebutuhan dan tantangan industri lokal ini diikuti oleh 55 Netpreneur dari berbagai sektor dan latar belakang usaha, mulai dari manufaktur, F&B, layanan keuangan, transportasi dan logistik hingga BUMN.

Turut juga dalam program ini Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto dan para pimpinan asosiasi dari Asosisiasi Logistik Indonesia (ALI), Asosiasi Lisensi Indonesia (Asensi), dan Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo).

Rosan P Roeslani, Ketua Kadin Indonesia mendukung kolaborasi Kadin–Alibaba Group sebagai game-changer untuk mendorong transformasi digital di Indonesia. “Teknologi dan transformasi digital kini memiliki peranan yang semakin penting dan kami ingin terus menciptakan agen-agen perubahan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Shanghai, RRT Deny Wachyudi Kurnia yang hadir pada penutupan program, mengatakan, “Keputusan Alibaba untuk bermitra dengan Indonesia dalam program ini sangat tepat, seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Kami berharap program ini terus berlanjut supaya lebih banyak pelaku usaha Indonesia merasakan manfaatnya.”

Untuk selanjutnya, akan berlangsung gelombang kedua Alibaba Netpreneur Training Indonesia. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 16-26 Februari 2020, dan pendaftaraannya telah dibuka hingga 17 November 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *