Sen. Nov 28th, 2022

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Kolaborasi Pemerintah Kendal Dengan Perguruan Tinggi, Pengusaha Dan Perbankan Untuk Persiapkan Tenaga Kerja Kompetitif

2 min read

Kendal, wartakadin. Kembali Pemerintah Kabupaten Kendal maju selangkah lagi dengan lakukan MoU dan Penandatanganan Kerja Sama (PKS) dengan Badan Penyedia Sumber Daya Manusia Indonesia (BPSDMI), Pelaku Usaha, Perguruan Tinggi dan Perbankan berlangsung hari ini (24/5/2022) di Pendopo Kabupaten Kendal.

MoU dan PKS di Kendal ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kendal dengan Pengusaha, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta juga Lembaga Perbankan dalam rangka persiapkan Tenaga Kerja yang terampil dan kompeten untuk memenuhi persyaratan kebutuhan kerja dan kebutuhan industri di Kabupaten Kendal.

Kepala BPSDMI yang hadir diwakili Tim Kantor Presiden RI bertiga (Ganjar, Muhnur dan Said) menyampaikan apresiasinya terhadap keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kendal yang sudah lakukan satu dari lima visi tentang program peningkatan SDM menjadi prioritas untuk mendukung Pemerintah Pusat dalam penyediaan tenaga kerja yang terampil dan kompetitif.

Dikatakan hal ini perlu diduplikasi daerah lain, dari kebijakan Pemerintah Kendal yang sudah membuat program peningkatan SDM melalui kolaborasi dalam persiapkan tenaga kerja kompetitif. “Program Pemerintah Daerah dalam mengurangi pengangguran, peningkatan investasi dan mengurangi angka kemiskinan di Indonesia,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten kendal Cicik Sulastri melaporkan, dinasnya sudah lakukan kegiatan pelatihan keterampilan, perluasan akses informasi lowongan dan kesempatan memperoleh pekerjaan melalui aplikasi Kendal Karir, ketersediaan data base ketenagakerjaan sebagai dasar pengambilan kebijakan dan penciptaan lapangan kerja berkolaborasi dengan beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta selain dengan pengusaha di luar KIP dan Perbankan.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto sampaikan syukurnya oleh banyaknya pihak-pihak yang mendukung kebijakan Kendal dalam program peningkatan SDM melalui pelatihan dari Kementerian Perindustrian yang sudah ada 200 orang diterima di kawasan industri Kendal.

Disampaikan pula, Pemerintah Kabupaten Kendal sudah melakukan MoU dengan Pemerintah Singapura terkait pengembangan investasi dan industri di Kabupaten Kendal serta launching aplikasi Kendal Karir yang dihadiri Menteri Keuangan Singapura dan Menteri Bapenas Singapura. “Hari ini MuO lagi dengan Pelaku Usaha di luar Kawasan Industri Kendal,” imbuhnya.

Sedang General Manager APF Mettoni Maaris juga sampaikan komentarnya terkait kegiatan hari ini. Dikatakan, kolaborasi antara BUMN dengan Perguruan Tinggi merupakan suatu trobosan Pelaku Usaha yang menjembatani antara masyarakat dengan dunia industri.

Hal ini katakan, bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Kendal. “Selain untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh dunia usaha,” imbuhnya.

Juga dituturkan, program ini sangat membantu pelaku usaha dalam ketersediaan tenaga kerja yang kompeten sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kami siap menerima apapun yang menjadi opcome dari program ini. Selama ini tidak dijembatani oleh Pemerintah Kendal yang mana perusahaan dalam melakukan perekrutan dan pelatihan dengan keluarkan biaya sendiri dan waktunya,” tuturnya.

Adapun program berdasarkan hasil kolaborasi ini menekankan pada kurikulum terdiri dari Skill, Kompetensi dan Atitub (Sikap Kerja). Tidak hanya cukup ijasah saja tetapi para lulusan SLTA dan SMK perlu persyaratan ini untuk mendapatkan kesempatan kerja. Demikian ungkap Mettoni Maaris kepada media liputan Kendal. Sriyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru