Sat. Oct 31st, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Korban PHK Bisa Ikut Program Vokasi Indonesia Bekerja

1 min read

Hari ini (25/7/2019) Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri meluncurkan program Vokasi Indonesia Bekerja (VIK) di President University Convention Hall Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Program dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan ini merupakan program retraining untuk korban PHK.

“VIK yang hari ini saya luncurkan bersama BPJS Ketenagakerjaan untuk membantu adaptasi skill pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan yang terkena PHK, sehingga dapat kembali bekerja. Kick off ini dimulai dengan retraining 1000 orang korban PHK di Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten. Segera menyusul daerah-daerah lain hingga menampung 20 ribu pekerja ter-PHK pada tahun ini (2019). Program ini salah satu bentuk kehadiran negara dalam melindungi pekerja ter-PHK agar tetap bisa bekerja kembali,” ungkap Hanif.

Lebih lanjut Hanif mengusulkan dan meminta BPJS Ketenagakerjaan untuk mengkaji kemungkinan penambahan program jaminan sosial yang dikelolanya, yaitu: 1. Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Ini semacam unemployment benefit untuk mengcover sebagian biaya hidup pekerja ter-PHK dalam kurun waktu tertentu. 2. Jaminan Pelatihan dan Sertifikasi. Ini semacam skills development fund yang diarahkan untuk mengcover biaya pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi korban PHK yang bermaksud alih skill dan alih profesi. Tentu jika hasil kajiannya bagus, maka diperlukan perubahan peraturan perundang-undangan terkait sistem jaminan sosial nasional (SJSN) dan institusi penyelenggaranya.

Usai menghadiri Launching Program Vokasi BPJS Ketenagakerjaan, Menaker mengunjungi Kampus Akademi Tehnik Mesin Industri (ATMI) Cikarang.Dengan didampingi Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dan Ketua Yayasan Karya ATMI, B. Bambang Triatmoko, Menaker meninjau workshop yang di Kampus ATMI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *