April 23, 2024

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Seni dan Tampilkan UMKM Di RTH Boja

2 min read

Kendal, wartakadin.com Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Boja semakin diminati berbagai kalangan, tak ketinggalan para mahasiswa UPGRIS yang sedang KKN juga memanfaatkannya untuk menampilkan orgen tunggal yang menghibur warga setempat.

Kegiatan mahasiswa UPGRIS Semarang di wilayah Boja, selain kuliah kerja nyata (KKN) pada Sabtu (09/03/2024) menggelar kegiatan senam, bazar UMKM dan hiburan jaranan yang menampilkan sanggar seni setempat di areal RTH Boja.

Camat Boja, Sunarto S.Sos hadir untuk support dan mengapresiasi kegiatan Expo KKN dari para mahasiswa Universitas PGRI Semarang yang digelar di RTH Boja.

Camat Sunarto mengatakan, mahasiswa yang melaksanakan KKN berjumlah 41 orang dari berbagai program studi di empat desa di Kecamatan Boja.

“Hari ini mereka menggelar kegiatan senam, pameran produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pertunjukan kesenian tradisional,” tutur Camat Boja.

Selanjutnya Camat Sunarto menyampaikan ucapan terima kasih terhadap pengabdian Mahasiswa UPGRIS kepada masyarakat yang juga menggelar UMKM. Dengan kegiatan ini harapannya bisa menyatu dan berkolaborasi dengan masyarakat.

“Ruang Terbuka Hijau Boja perlu juga adanya sentuhan-sentuhan akademis dalam pengelolaannya. Juga tampilan kuliner untuk meningkatkan eksistensi UMKM yang sudah menghasilkan berbagai produk yang bisa langsung dikenal,” imbuhnya.

Juga sampaikan pesan kepada masyarakat Boja untuk memelihara dan merawat RTH ini agar tetap bersih, sehat, aman dan nyaman.

Sementara itu dari Dosen Pembimbing, Supandi menjelaskan, bahwa kegiatan Expo KKN UPGRIS Semarang ini untuk menampilkan 4 desa yang masing-masing desa ada yang menampilkan UMKM, senam, tari-tarian dan hiburan music.

Targetnya dikatakan, untuk meningkatkan kesadaran warga desa untuk berwira usaha, ramah anak dan menghindari stunting. “Mahasiswa disini bisa memberikan pelatihan berwirausaha, marketing dan perijinannya,” jelasnya.

Dalam menilai RTH Boja dikatakan sudah bagus, tetapi terhadap bangunan lama perlu ditingkatkan estetika dan dukungan anggaran untuk memperdayakan maupun pemeliharaannya,” pesannya ditujukan kepada Pemda Kabupaten Kendal.
Sriyanto

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *