Fri. Oct 23rd, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Menimang-Nimang Peluang Novi Yasin Menjadi Wabup

1 min read

Dalam satu minggu terakhir ini, kasak-kusuk siapa yang duduk menjadi Wakil Bupati Bekasi makin terasa di ruang publik. Banyak nama yang mengemuka, dari kalangan partai politik, tokoh masyarakat, pengusaha hingga birokrat.

Satu nama yang muncul adalah adik dari Neneng Hasanah Yasin yakni Novianti Yasin. Politisi ini jauh-jauh hari menjadi salah satu kandidat dari internal Partai Golkar (partai pengusung di Pilkada 2017).

Peluang Novi terbilang cukup besar, bukan saja karena kader Golkar, tetapi karena pengaruh sang kakak yang masih cukup kuat. Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bekasi ini, masih malu-malu ditanya mengenai peluangnya. Dan menyerahkan itu ke mekanisme partai.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi Ahmad Budiarta menyebutkan terdapat beberapa kandidat dari internal Partai Golkar yang bakal mengisi posisi wakil bupati yakni KH Iip Syarif Bustomi, Sarim, Novi Yasin, dan Siti Qomariah.

Budiarta menambahkan, sebelum menentukan kandidat calon wabup Bekasi, pihaknya terlebih dahulu akan menggelar musdalub untuk memilih Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi yang kosong setelah Neneng Hasanah Yasin terjerat kasus suap Meikarta.

Tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi, H Obing Fachrudin berharap, DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi mau mendengar masukan dari kalangan pengusaha.

Baca juga : Kursi Panas Bekasi 2

“Siapa nanti yang disodorkan menjadi Wakil Bupati, memang hak Partai Golkar. Tetapi setidaknya, suara-suara masyarakat khususnya kalangan pengusaha bisa didengar, artinya bisa diterima publik. Dan yang terpenting, yang menjadi Wabup harus bisa mendukung Pak Eka dalam sisa masa jabatan hingga tahun 2022,” ujar Ketua Kadin Kabupaten Bekasi ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *