April 23, 2024

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Musrenbang Kecamatan Boja Akumudir Usulan Satu Desa Satu Kegiatan, Mayoritas Kegiatan Phisik

2 min read

Kendal, wartakadin.com Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Boja Tahun 2024 yang digelar hari ini, Rabu (28/02/2024) di Aula Kecamatan Boja menelorkan keputusan untuk mengakumudir 18 usulan dari jumlah desa yang ada di wilayah Kecamatan Boja.

Kebijakan ini berdasar keputusan bersama antara Camat Boja, Kepala Desa dan Sekretaris Desa yang hadir yang menentukan bahwa satu desa hanya berhak mengusulkan satu kegiatan berdasarkan skala prioritas.

Camat Boja, Sunarto, S.Sos yang membuka musrenbang tingkat kecamatan menyerahkan kepada masing-masing desa untuk mengusulkan satu kegiatan yang dianggapnya penting dan bersifat darurat.

“Pemerintah Kecamatan perannya hanya untuk menampung usulan dari desa yang diteruskan ke Pemerintah Kabupaten. Tentunya, usulan desa ini tidak terlepas dari tematik desa, sebagai desa wisata, desa agro industri atau desa UMKM. Hingga prioritas usulan diutamakan yang bisa mendorong kemajuan desa dan peningkatan ekonomi masyarakat, tutur Camat Boja.

Selain itu, usulan dari desa lewat Musrenbang Kecamatan akan didampingi dan dikawal oleh OPD perwakilan di tingkat kecamatan. “Dalam Musrenbang Kecamatan ini Kami telah mengundang OPD perwakilan yang tau persis dan bisa melihat potensi desa yang ada di wilayah Kecamatan Boja,” ungkapnya.

Ketentuan satu desa satu usulan kegiatan yang sudah disepakati oleh peserta musrenbang tingkat kecamatan ini, diantaranya : Desa Medono usulkan sarpras. Kliris prioritaskan jembatan yang rusak. Desa Leban dan Kliris prioritaskan jembatan penghubung dan desa lainnya mayoritas usulkan pembangunan phisik yang mata anggarannya lewat Dinas PUPR Kabupaten Kendal. Meski ada sedikit lewat Dinas Perhubungan terkait permintaan penerangan jalan desa.

Sementara ada salah satu desa dengan angka stunting tinggi, saat disarankan untuk usulkan kegiatan penanganan stunting, tetapi oleh Kepala Desa menghendaki usulkan pembangunan phisik bukan kegiatan sosial atau yang mengarah ekonomi desa.

Karena dari beberapa desa telah mengusulkan kegiatan phisik seperti pembangunan jalan desa dan jembatan sehingga wakil dari Dinas PUPR tampil berbicara dan menjelaskan bahwa semua usulan kegiatan phisik dilingkungan PUPR Kendal akan disampaikan ke pimpinan. Selain itu tak lepas dari kemampuan pagu anggaran Dinas PUPR untuk merealisasikannya.

Dalam tahapan Musrenbang tingkat Kecamatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Boja pada hari ini diawali dengan pelaksanaan Musrenbang tingkat desa, dilaksanakan paling lambat Minggu kedua bulan Februari. Hal ini seperti diungkapkan Camat Boja, Sunarto kepada wartakadin.com

Sriyanto

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *