KIK'
Sun. Jul 12th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Pak Bas Siap Jadikan Kendal Pusat Industri Dan Pariwisata

1 min read

H. Windu Suko Basuki, SH adalah seorang pengusaha SPBU di beberapa tempat selain memiliki tunker minyak. Saat ini sedang mempersiapkan diri maju menjadi balon Bupati Kendal Periode 2020 – 2025.

Achmad Subakir S.Sos selalu Tim Sukses Pemenangan H. Windu Suko Basuki, menyampaikan optimisnya bahwa Basuki demikian panggilan akrab balon Bupati Kendal ini akan didukung oleh masyarakat Kendal. Balon Bupati Kendal ini bisa dibuktikan nanti bila menjadi Bupati Kendal Periode 2020 – 2025 yang tidak hanya menebar janji-janji saja tetapi akan membuktikan dirinya terpanggil karena keprihatinan melihat Kendal hingga kini belum mengalami kemajuan yang signifikan.

Mengingat Kabupaten Kendal sudah berdiri Kawasan Industri dan Industri yang sudah banyak berdiri di wilayah Kecamatan Kaliwungu. Hal ini tentunya menjadi modal kedepan untuk didorong, tumbuh dan berkembang. Sehingga visi dan misinya terfokus pada Kendal untuk menjadi Pusat Industri dan Pariwisata. Dimana kedua variabel ini saling terkait satu dengan lainnya yang bisa menggerakkan ekonomi masyarakat Kendal.

H. Windu Suko Baduki, SH selain seorang pengusaha kota Semarang yang sudah sukses juga seorang mantan manager U-10 yang menjadi juara dunia di Brasil. Juga pernah menangani Tim Sepak Bola usia 15 dan 17 PSSI. Selain dikenal Tokoh Jawa Tengah berdarah Kendal yang selaras dengan kriteria kepemimpinan tersebut. Pria yang akrab disapa “Pak Bas” juga memiliki pengalaman panjang diberbagai bidang pengabdian. Ia adalah purnawirawan TNI yang pernah berjuang di medan pertempuran sebagai Anggota Kopassus dan Kostrad. Kiprah panjang dan dedikasinya sebagai perwira berbuah penghargaan, diantaranya Satya Lencana Seroja Timor Timur dan Satya Lencana Nara Riya dari Presiden RI.

Apabila terpilih menjadi Bupati Kendal Periode 2020 – 2025, APBD Kabupaten Kendal setelah untuk gaji pegawai dan belanja publik, sisanya untuk kesejahteraan rakyat Kendal yang masih ditambah alokasi anggaran Rp 100 juta hingga Rp 300 juta per dusun pernah tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *