Fri. May 14th, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Pedagang Pasar Weleri “Terpaksa Sepakat” Direlokasikan Ke Terminal Bahurekso Kendal

2 min read

Kendal, wartakadin. Sebanyak 1700 Pedagang yang menempati Pasar Weleri yang terbakar pada 12 November 2020 lalu, akan direlokasikan atau ditempatkan sementara ke lokasi Terminal Bahurekso Kabupaten Kendal.

Untuk pelaksanaannya pada hari Jum’at (12/3/2021), para pedagang itu diundang oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal untuk lakukan undian secara bertahap untuk mendapatkan pembagian kios dan los di relokasi Terminal Bahurekso dengan ketentuan para pedagang yang mengikuti undian maksimal 50 orang sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan.

Tetapi pelaksanaan undian terpaksa diundur karena saat berdialog dengan Bupati Kendal Dico M Ganinduto, ada yang menyampaikan protesnya mengatakan bahwa undangan untuk pengundian kios dan los di relokasi Terminal Bahurekso belum melalui musyawarah para pedagang pasar Weleri.

Hal ini ditegaskan pula oleh Ketua Paguyuban Pasar Weleri Bangkit, Suwarno mengatakan, para pedagang meminta sosialisasi terlebih dahulu agar tahu persis kondisi terminal seperti apa yang bisa ditempati untuk berjualan.

Sementara bupati Kendal Dico M Ganinduto didampingi Sekda Muh Toha, Staf Ahli, Asisten dan OPD terkait, meninggalkan acara tersebut untuk meneruskan kegiatan lain yang memerintahkan PLT Kadinas Perdagangan Kab. Kendal Alfebian Yulando untuk bermusyawarah dengan pedagang agar tercapai kesepakatan bersama dan penanganan relokasi pedagang pasar Weleri secara adil.

Dan dari hasil musyawarah dengan para pedagang yang didukung pula oleh para pengurus paguyuban pedagang pasar Weleri berjumlah 10 orang itu akhirnya menghasilkan kesepakatan bersama untuk menyetujui lokasi Terminal Bahurekso untuk relokasi pedagang pasar Weleri untuk memprioritaskan pedagang yang memiliki kartu kuning berjumlah 1700 orang. Sementara pedagang yang tidak memiliki kartu kuning diperkirakan ada 500 orang akan diatur belakangan.

Alfebian Yulando menyampaikan, untuk membangun relokasi pedagang pasar Weleri dibutuhkan anggaran sekitar Rp 5 milyar. Sementara anggaran yang akan digelontorkan sebesar Rp 3,7 milyar. Kekurangannya ungkap Febi (nama panggilan akrab), akan dicarikan melalui dana CSR Perusahaan yang ada di wilayah kabupaten Kendal.

Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kendal Suharjo mengatakan, pihaknya akan memindahkan lokasi parkir kendaraan truk yang saat ini parkir di areal Terminal Bahurekso. “Lahan parkir pengganti akan dipindahkan ke lokasi pertigaan ungub ungub,” tambahnya.

Alfebian Yulando sedang diwawancarai awak media

Juga katakan akan memperpanjang rute bus trans Jateng sampai ke pasar Weleri untuk mudahkan transportasi bagi pengunjung pasar nanti. Selain memasang plang petunjuk pintu masuk bagi kendaraan pedagang dan kendaraan angkutan umum, agar nantinya tidak akan terjadi kesemrawutan lalu lintas masuk ke Terminal Bahurekso, jelas Suharjo. (Sriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *