Sun. Oct 25th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

PELNI Berlakukan Kebijakan “One Man One Seat”

1 min read

Untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan penumpang, mulai tanggal 1 Agustus 2019, PELNI memberlakukan kebijakan “One Man One Seat” atau satu orang untuk satu tempat tidur. Kebijakan ini sesuai dengan peraturan Menteri Perhubungan RI No. UM. 002/25/20/DK/2019 tertanggal 5 Juli 2019.

Kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh kapal PELNI yang melayani pelayaran se-Indonesia. Untuk itu para pengguna kapal laut sebaiknya mengikuti tips ini. 1. Rencana tanggal berangkat jauh-jauh hari, 2. Pesan tiket via aplikasi PELNI Mobile App, 3. Bayar via ATM, minimarket atau loket terdekat.

Kebijakan pengaturan penjualan satu tiket satu tempat tidur sudah disosialisasikan lebih dari empat pekan sebelumnya. Dengan kebijakan ini, seluruh kapal hanya akan mengangkut penumpang sesuai bed terpasang di kapal.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Yahya Kuncoro menyebutkan, Pelni tidak akan memberlakukan lagi penambahan penjualan tiket non seat atau penjualan tiket toleransi kelebihan penumpang.

“Insya Allah kami sudah siap menerapkan kebijakan untuk perbaikan layanan di kapal. Tidak ada lagi penumpang berlebih, semua konsumen mendapatkan bed,” katanya dalam siaran pers, Rabu (31/7/2019).

Sejak angkutan Lebaran 2019 berakhir, Pelni telah melakukan sosialisasi kebijakan pemberlakuan pelayanan 1 tiket untuk 1 penumpang atau tidak menjual tiket non seat. Kebijakan penjualan tiket non seat menimbulkan masalah bagi pelanggan karena penumpang menempati lorong-lorong akses pelayanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *