Ming. Sep 25th, 2022

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Pemerintah Dukung Penyempurnaan AD/ART KADIN, Karena Peran KADIN sebagai Penggerak Perekonomian Indonesia Sangat Signifikan

3 min read

Cikarang||Warta Kadin

Dalam acara penutupan Musyawarah Nasional Khusus (Munasus) Kadin Indonesia yang dilaksanakan di ICE BSD, Tangerang, Banten (23/6/2022).

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyampaikan bahwa hanya ada satu KADIN di Indonesia sebagai induk Organisasi dunia Usaha.

“Hanya ada satu Kadin di Indonesia, Karenanya saya memberikan dukungan terhadap Kamar Dagang dan Industri (KADIN) sebagai induk organisasi dunia usaha di Indonesia”, tutur Tito dalam acara penutupan Munassus.

Tujuan penyelenggaraan Munassus KADIN ini dalam rangka mengesahkan rancangan penyempurnaan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) KADIN Indonesia dengan mengangkat tema Konsolidasi Organisasi yang Inklusif dan Kolaboratif dalam Meningkatkan Kinerja KADIN.

“Berakhirnya Munasus dengan hasil AD/ART yang lengkap dan sempurna memberikan kepastian kepada pemerintah bahwa KADIN Indonesia dibawah pimpinan Ketua Umum Arsjad Rasjid
merupakan satu-satunya induk organisasi dunia usaha di Indonesia, yang mengedepankan kepastian hukum, dimana akan memunculkan kepercayaan pelaku usaha dalam bingkai dunia usaha di tanah air ucap Menteri Dalam Negeri,
Jenderal Pol (Purn.) Tito Karnavian.

Tito juga mengatakan bahwa Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) merupakan pondasi dan pilar KADIN Indonesia sebagai penguatan secara legitimasi hukum dan sosial, baik dari internal maupun masyarakat umum.

“Kementerian Dalam Negeri akan memfasilitasi KADIN dengan memberikan
surat edaran dan sosialisasi kepada pemerintah-pemerintah daerah, asosiasi dan masyarakat luas jika KADIN Indonesia hanya ada satu”, tegas Tito.

Sementara Pada pembukaan Munassus, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jenderal TNI (HOR) Luhut Binsar Pandjaitan juga menegaskan pentingnya KADIN bersatu untuk
memperkuat posisinya sebagai mitra pemerintah sehingga dapat lebih bersinergi.

“Munassus merupakan acara yang sangat penting agar KADIN dapat menjadi lebih kuat layaknya magnet dari pemerintahan dan membantu menghadapi serta mengatasi tantangan-tantangan yang ada saat ini sehingga mempercepat proses pemulihan dan transformasi ekonomi Indonesia demi terwujudnya Indonesia Maju,” ucap Luhut.

Dunia usaha bersama pemerintah harus berintegrasi secara harmonis untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif dalam rangka meningkatkan perekonomian nasional.

KADIN Indonesia adalah mitra strategis pemerintah dalam memberdayakan potensi dunia usaha yang ada di seluruh wilayah Indonesia dan mendorong pembangunan ekonomi nasional dan
daerah untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045, dimana Indonesia dapat menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke-5 di dunia.

“Maka dari itu menurut ketum Kadin Indonesia Arsyad Rasyid, penyempurnaan AD/ART ini akan mengokohkan posisi KADIN Indonesia sebagai satu-satunya induk organisasi dunia usaha di Indonesia yang lahir dari Undang Undang,” ucap Arsjad Rasjid, Ketua Umum KADIN Indonesia.

Perlu adanya penyempurnaan kembali AD/ART yang sudah berjalan selama 12 tahun penyempurnaan dalam membuat AD/ART harus disesuaikan dengan
perubahan perkembangan zaman, khususnya di bidang teknologi informasi dan ekonomi.

Keadaan yang dihadapi Indonesia saat ini adalah adanya tantangan seperti konflik geopolitik Ukraina–Rusia, krisis pangan, dan naiknya inflasi yang dapat memicu timbulnya krisis politik dan krisis sosial harus menjadi catatan penting buat Kadin. Dan hal tersebut telah dibuktikan, meski tantangan yang sedang dihadapi dunia termasuk Indonesia cukup kompleks, namun perekonomian Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5.01%.

“kita harus bersatu dan menyempurnakan AD/ART demi memperkuat internal organisasi KADIN Indonesia, agar KADIN mampu menghadapi tantangan-tantangan sekaligus memanfaatkan peluang-peluang dalam perannya sebagai payung organisasi dunia usaha yang resilient, mandiri dan
professional serta menjadi mitra Pemerintah yang adaptif dan responsif dalam melaksanakan visi, misi dan programnya,” ucap Arsjad Rasjid.

Masih menurutnya, penyempurnaan AD/ART juga memberikan fungsi keseimbangan peran dan tanggung jawab antar komponen lembaga yang ada dalam organisasi KADIN yang inklusif dan kolaboratif, serta mengurangi kemungkinan perbedaan pendapat yang multitafsir hingga menjadi faktor negatif bagi dinamika organisasi KADIN.

Tak hanya itu, pemilu 2024 merupakan salah satu faktor diperlukannya AD/ART yang kuat dan sempurna. Hal ini dikarenakan salah satu pembahasan AD/ART adalah mengenai rencana dan pandangan KADIN Indonesia kedepannya.

“Untuk menghadapi pemilu 2024, kami mengusung slogan “Bertanding untuk Bersanding” yang didasari oleh nilai gotong royong, untuk menyejahterakan rakyat melalui kebijakan-kebijakan yang baik dan berkelanjutan dimana membuat investasi lebih mudah, memunculkan
pengusaha-pengusaha baru yang dapat membuka lapangan pekerjaan baru sehingga dapat mengurangi kemiskinan di Indonesia,” tutup Arsjad.

 

JS. Sulaksana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru