Sen. Jan 17th, 2022

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Perusahaan di Kawasan Industri Kabupaten Bekasi Tidak Boleh Main-main dengan Pola Rekrutmen Karyawan dari Luar Daerah

2 min read

Cikarang||Warta Kadin.

Permohonan menjadi pemateri diacara sosialisasi pembekalan Pra Kerja Industri (PRAKERIN), di SMK 11 Kota Bekasi disambut baik oleh KADIN Kabupaten Bekasi. Pada Kesempatan itu undangan diwakili oleh Direktur Eksekutif, Sdr.Jon.soni. Jumat, 15 Oktober 2021.

“Program ini sangat membanggakan dan wajib ditiru oleh sekolah SMK kejuruan yang ada di kabupaten Bekasi,”pungkasnya.

Ada beberapa perusahaan yang sudah menjalin kerjasama dengan SMK 11 Kota Bekasi seperti : PT. DAKOTA CARGO, PT. UNITED TRACTORS, BRIDGESTONE dan Perusahaan jasa keuangan lainnya.

Dalam paparannya Jon Soni mengatakan bahwa Praktek kerja Industri atau yang lebih dikenal dengan sebutan Prakerin adalah bentuk pengembangan kurikulum sekolah khususnya SMK,” ujarnya saat diwawancarai oleh warta kadin disela acara yang dilaksanakan di Aula siswa SMK 11 kota Bekasi.

Hal ini sebagai mana dijelaskan dalam Undang- undang No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mampu mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual.

Sementara Penyelenggaraan praktik kerja lapangan (PKL) diatur dengan Permendikbud 50 tahun 2020 tentang Praktik Kerja Lapangan bagi Peserta Didik, untuk meningkatkan kompetensi Peserta Didik sesuai kurikulum dan kebutuhan dunia kerja dan menyiapkan kemandirian Peserta Didik untuk bekerja dan/atau berwirausaha.

Tingginya pengangguran di Kabupaten Bekasi maka perlu terus mendorong upaya peningkatan kualitas tenaga kerja harus linear dengan kebutuhan pasar kerja, hal itu disampaikan penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan yang khawatir dengan angka pengangguran Kabupaten Bekasi yang kini mencapai 220 ribu orang.

Salah satu solusi yang dianggap penting menurut Dani Ramdan adalah mengadakan program pelatihan kerja berbasis kompetensi dan skill tertentu, ironisnya mayoritas penganggur adalah warga lokal kabupaten Bekasi.

Saat ini sudah ada BLK, yang mempersiapkan angkatan kerja sesuai dengan apa yg dibutuhkan perusahaan ujar Dani dikutip dari Tribun Bekasi. Kamis 14-10-2021.

Dani juga mengintruksikan Disnaker Kabupaten Bekasi menggencarkan program pelatihan kerja, mengangkat berbagai skill dan keterampilan serta keahlian yang dibutuhkan di dunia industri.

Dari data yg kami terima Kabupaten Bekasi memiliki 1,8 juta angkatan kerja dengan 212.000 berstatus pengangguran terbuka dan diharapkan program pelatihan magang bisa mengurangi angka pengangguran yang ada di kabupaten Bekasi, karena dengan berbekal keterampilan tertentu berbasis kompetensi akan terciptanya peluang yang lebih besar.

Catatan Disnaker tahun 2020 ada 7.339 perusahaan dikabupaten Bekasi, namun tidak mampu menjawab persoalan pengangguran, logikanya harusnya angka pengangguran menurun tapi malah meningkat, ambivalensi ini menjadi persoalan yang harus segera dicarikan solusinya.

Berdasarkan data BPS pada Agustus 2020, angka pengangguran dikabupaten Bekasi menembus angka 11,4% dari angkatan kerja sebanyak 212.435 orang, dibanding 2019 yang hanya 158.958 orang. Ada kenaikan angka pengangguran dengan kurun waktu 1 tahun dengan kenaikan 8,4%, ini jelas persoalan kalau tidak dicarikan segera solusinya.

Peraturan Bupati kabupaten Bekasi nomor 9 tahun 2019 tentang perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat kabupaten Bekasi harusnya mampu meredam angka pengangguran saat ini terutama pasca Pandemi Covid 19 dimungkinkan bisa saja bertambah naik di penghujung tahun 2021.

Menurut Soni, Kadin Kabupaten Bekasi dalam kontek pemulihan ekonomi pasca Pandemi menghimbau agar Pihak perusahaan dikawasan Industri segera membuka ruang untuk bermitra dengan sekolah kejuruan dan sekolah Vokasi dan Kadin kabupaten Bekasi siap hadir untuk memfasilitasinya.

Program Prakerin dan PKL/Pemagangan yang bertujuan untuk meredam kenaikan angka pengangguran baru harus disambut baik oleh perusahaan kawasan Industri jangan sampai ada praktik rekrutmen karyawan dengan program magang tapi menyalahi aturan yang sudah dijelaskan oleh Perbup tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *