Sab. Sep 18th, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

PLH Bupati Kendal Dijabat Sekda Muh Toha, Mirna Annisa Kenapa Tak Hadir?

2 min read

Kendal, wartakadin. Masa jabatan bupati dan wakil bupati Kendal periode 2016 – 2021 sudah berakhir hari ini (17/2/2021), yang selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 131/0002748 Tahun 2021 untuk menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai Pelaksana Harian (PLH) Bupati Kendal.

Setelah dilakukan serah terima jabatan (Sertijab) dari bupati sebelumnya kepada Sekda Kendal Muh Toha di Pendopo Kabupaten Kendal hari ini, bupati lama dr Mirna Annisa, MSi tidak bisa hadir yang hanya mewakilkan wakil bupati lama Maskur Mastur.

Acara Sertijab PLH Bupati Kendal di Pendopo Kabupaten Kendal menurut jadwal dimulai pukul 8.00 pagi tetapi hingga ditunggu lebih dari dua jam, Mirna Annisa tidak hadir hingga berjalan tanpa kehadiran bupati Kendal lama hingga penandatanganan berita acara serah terima dilakukan oleh wakil bupati Maskur Mastur kepada Sekda Kendal Muh Toha yang disaksikan Forkompimda dan Para Kepala OPD Kabupaten Kendal.

Sebagai PLH Bupati Muh Toha dalam sambutannya, mengajak para pejabat Kendal beserta jajarannya saat ini untuk mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan untuk melaksanakan acara pelantikan bupati dan wakil bupati Periode 2021 – 2024 yang direncanakan pada akhir bulan Februari 2021 atau tanggal 26 Februari 2021.

Karena tugas PLH Bupati yang hanya beberapa hari saja untuk mengisi kekosongan bupati dan wakil bupati saat ini yang sudah berakhir pada tanggal 17 Februari 2021. Dimana kerepotan posisi PLH bupati Kendal dalam Minggu ini untuk mempersiapkan acara pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Pilkada Kendal 2020 akan dibantu oleh para pejabat OPD dan jajarannya.

Menjawab pertanyaan wartawan Kendal tentang alasan mengapa dr Mirna Annisa tidak bisa hadir dalam Sertijab bupati Kendal di Pendopo Kabupaten Kendal, disampaikan Muh Toha bahwa ketidakhadiran bupati Kendal lama karena sedang sibuk mempersiapkan ujian doktornya. Dan Muh Toha mewakili Bupati Lama dr Mirna Annisa menyampaikan permohonan maafnya karena tidak bisa hadir dalam Sertijab bupati Kendal hari ini.

Tetapi setelah usai jumpa pers dengan awak media, ternyata tidak disangka telah hadir pula pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih yang mengisi tanya jawab dengan para awak media yang meliput acara tersebut.

Sontak saja awak media beralih perhatiannya untuk menyampaikan beberapa pertanyaan kepada Bupati Terpilih Dico M Ganintudo juga kepada Wakil Bupati Terpilih Windu Suko Basuki.

Pertanyaan beragam dijawab Dico M Ganinduto dengan jelasnya tidak jauh dari visi dan misi untuk membangun Kabupaten Kendal menjadi Pusat Industri dan Kota Pariwisata dimana dalam gebrakannya dimulai untuk mengangkat UMKM Kendal dan promosi wisata Kendal agar Kendal bisa lebih dikenal luas di tingkat Nasional bahkan dunia internasional.

Hal ini disampaikan yang menyayangkan Kendal sudah memiliki potensi besar sebagai daerah pengembangan kawasan industri didukung dengan potensi wisata dan UMKM nya. Dimana tiga elemen ini yang akan menjadi prioritas dalam membangun masa depan Kendal lebih maju dan sejahtera.

Karena dimungkinkan masa jabatan bupati dan wakil bupati periode ini waktunya lebih singkat daripada periode lalu, Dico demikian nama panggilan akrabnya, berusaha untuk mencuri start dengan kerja cepat, kerja cerdas dan kerja secara ikhlas.

Tentunya, Dico sebagai bupati tidak berlaku seperti para pendahulu yang mengabaikan wakilnya, justru dirinya akan membuktikan tetap setara dengan wakil bupati dengan sherring tugas dan tanggungjawab yang disesuaikan dengan porsinya masing-masing.

Sementara wakil bupati terpilih Windu Suko Basuki menambahkan, bahwa posisi dirinya sebagai wakil bupati akan merangkul semua elemen masyarakat untuk mengakumudir permasalahan dan keinginan masyarakat Kendal untuk disampaikan kepada bupati Kendal sebagai acuan membuat kebijakan bupati yang membutuhkan pula dukungan politis DPRD Kabupaten Kendal.

Windu Suko Basuki yang biasa dipanggil Pak Bas itu menekankan bahwa dalam keoemimpinannya berdua akan menekankan strategi pemerintahan untuk lebih baik Merangkul dari pada Memukul. (Sriyanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *