Mon. May 17th, 2021

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Polda Jateng Gelar Dialog Interaktif Cegah Radikalisme ISIS Pada Pilkada Serentak Di Tengah Pandemi

2 min read

Semarang, wartakadin. Polda Jawa Tengah pada Senin (7/12/2020) siang gelar dialog interaktif di radio Sonora bersama Ketua FKPT Jateng Prof Samsul Ma’arif dan Ketua KPU Semarang Hendri Casandra Gultom dalam rangka mencegah radikalisme ISIS pada Pilkada Serentak 2020 di tengah Pandemi Covid 19 di Jawa Tengah.

Melalui sambungan telepon Ketua FKPT Jateng Professor Doktor Syamsul Ma’arif katakan, perlunya waspada di tengah Pandemi Covid 19 terhadap gerakan ISIS semakin nyata dalam melakukan Amaliah, seperti beberapa waktu lalu ada kejadian pembantaian yang dilakukan ISIS di Sigi Sulawesi Tengah terhadap 4 orang. Kondisi ini menjadi warning bagi siapapun untuk senantiasa menjaga apa yang ada di lingkungannya.

“Makanya kita harus melakukan edukasi bersama tentang paham radikal yang telah menyapa di seluruh elemen masyarakat dengan cara kesiapsiagaan. Semua harus memantau, memberi bimbingan, edukasi kepada tetangga, teman ataupun masyarakat.” ungkapnya.

Sementara Kapolda Jateng mengatakan, saat ini Kota Semarang dalam keadaan aman, meski begitu personil telah siap siaga guna memberi perhatian dan antisipasi berkaitan penyebaran terorisme ISIS.

Kapolri telah memerintahkan jajarannya untuk selalu waspada terhadap diri sendiri, macro dan fasilitas umum guna mengantisipasi apabila terjadi ancaman.

Ketua KPU Kota Semarang Hendri Cassandra Gultom yang akrab disapa Nanda, menanggapi soal ancaman terorisme yang berkemungkinan bersinggungan dengan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. KPU katakan, di kota Semarang tak ada masalah atau kejadian yang menonjol kaitan dengan ancaman dan terorisme.

“Saya kira Polri khususnya Polda Jawa Tengah sudah banyak mengambil peran untuk melakukan mitigasi masalah dan melakukan pencegahan sehingga sejauh ini sepenglihatan kami khususnya di Kota Semarang tidak ada problem yang berarti yang berkaitan dengan ancaman terkait tentang terorisme,” ungkap Nanda.

KPU telah lakukan himbauan kepada seluruh pihak agar mematuhi arahan dari Komisi RI untuk tetap bisa sportif dan menjaga mekanisme aturan sehingga percikan-percikan yang nantinya menimbulkan kekerasan atau terorisme dalam Pilkada Serentak 2020 ini tidak terjadi.

Selain mengantisipasi timbulnya terorisme, di lain pihak Polda Jateng menjamin keamanan masyarakat dengan memastikan anggota yang diterjunkan pada Pilkada dalam kondisi sehat dan tak terpapar Covid 19 dengan. cara di swab. Hal ini sebagai upaya dari institusi Polri dalam upaya untuk mencegah percepatan penyebaran Covid-19. (Sriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *