Sun. Oct 25th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Produksi AC Panasonic Telah Mencapai 5 Juta Unit

2 min read

Panasonic Manufacturing Indonesia sudah memulai produksi AC Window pada tahun 1974 dan AC Split pada tahun 1988. Komitmen perusahaan untuk menjadi perusahaan manufaktur AC dalam negeri terbesar terlihat melalui pemenuhan lini produksi AC Split ½ PK pada tahun 2013, 1 ½ PK pada tahun 2015 hingga pada hari ini secara resmi memproduksi AC 2 & 2.5 PK.

Produksi Perdana Air Conditioner (AC) Kapasitas 2PK & 2,5 PK serta Pencapaian Produksi AC Panasonic yang ke-5 juta unit di Jakarta ini dihadiri oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Menperin tiba di lokasi acara disambut oleh Presiden Komisaris PT. Panasonic Manufacturing Indonesia Rahmat Gobel untuk meninjau produk-produk Panasonic

Selanjutnya, Menperin bersama Preskom Panasonic melakukan penanaman pohon mangga secara simbolis di Pabrik PT. Panasonic Manufacturing Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Unit Bisnis AC Panasonic Jepang Mr. Yoshiaki Sawada menyampaikan bahwa, faktor utama keberhasilan PT. PMI untuk mencapai produksi AC ke-5 juta set merupakan salah satu keberhasilan dalam menjaga dan meningkatkan kualitas AC Panasonic sehingga mendapatkan penghargaan tinggi dari masyarakat.

Sementara itu, Rachmat Gobel menyampaikan ekspansi pabrik AC Panasonic merupakan momentum bagi Panasonic Gobel di Indonesia untuk memantapkan posisi Indonesia sebagai basis produksi lokal maupun ekspor.

“PT. PMI juga berkomitmen untuk meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri yang dibuktikan dengan TKDN-nya mencapai 40% termasuk produk AC, selain itu, PT. PMI berencana akan melakukan ekspor produk AC Panasonic ke Nigeria pada akhir tahun ini,” ungkap Rachmat.

Menperin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran PT. PMI atas komitmen dan kontribusi positif terhadap industri elektronika dalam negeri dengan terus menambah kategori produk baru dan peningkatan kapasitas produksi.

Hal lain yang tentunya disampaikan adalah, optimalisasi penggunaan komponen lokal bagi setiap lini produksi Panasonic, sehingga tingkat kandungan dalam negeri produknya diharapkan dapat diatas 40% dan dapat memberdayakan produsen komponen lokal.

“Kedepan saya mengharapkan Panasonic dapat terus melakukan inovasi dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional, serta mampu terus meningkatkan daya saing produk untuk berkompetisi secara global, terutama pada pasar ekspor,” ujar Airlangga.

Pada akhir acara dilaksanakan penandatanganan plakat produksi AC ke-5 juta set PT. PMI yang ditandatangani oleh Menperin. Setelah melakukan penandatanganan, Menperin berkesempatan meninjau pabrik produksi AC PT. Panasonic Manufacturing Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *