Sat. Oct 24th, 2020

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Rp.1,1 Triliun Untuk Peningkatan Konektivitas 4 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional

1 min read

Kekayaan alam dan ragam budaya yang dimiliki Indonesia, membuat sektor pariwisata sangat potensial untuk dikembangkan. Pemerintah Indonesia pun memprioritaskan sektor pariwisata untuk meningkatkan devisa dan investasi. Guna mencapai target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara hingga 2019, pemerintah telah menetapkan 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) atau 10 “Bali baru”.

Adapun 10 KSPN berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 adalah Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Morotai (Maluku Utara), Pulau Komodo-Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Taman Nasional Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Danau Toba (Sumatra Utara), Bromo-Tengger-Semeru (Jawa Timur), Mandalika Lombok (Nusa Tenggara Barat), dan Tanjung Lesung (Banten).

Dari 10 KSPN ada 4 yang menjadi prioritas pemerintah untuk ditingkatkan konektivitasnya, yakni Danau Toba, Borobudur, Lombok, dan Labuan Bajo. Untuk itu Kementerian PUPR  tahun 2019 menganggarkan Rp 1,1 triliun untuk meningkatkan konektivitas menuju 4 KSPN tersebut.

Baca juga : Peluang Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Premium Sangat Besar

Kementerian PUPR menyebutkan, pembangunan tersebut seperti peningkatan jaringan jalan diantaranya rekonstruksi jalan, pelebaran, rehabilitasi, penataan trotoar dan drainase, pembangunan jalan baru, dan perbaikan jembatan.

Diharapkan dengan ketersediaan infrastruktur jalan dengan kondisi mantap akan meningkatkan akselerasi pengembangan destinasi wisata setempat dan memudahkan wisatawan mencapai lokasi wisata. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan pemerintah berharap dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *