Pos-pos Terbaru

Mei 29, 2024

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Ruang Terbuka Hijau Kaliwungu Untuk Hilangkan Kesan Kumuh, Semrawut dan Kemacetan Lalu Lintas

2 min read

Kendal, wartakadin.com. Kendal mulai berbenah sejak dipimpin Bupati Kendal Dico M Ganinduto melalui pembangunan tata ruang yang terkonsep, representatif dan modern diantaranya dengan membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Alun-Alun Kaliwungu dan Boja yang pengerjaannya di anggarkan melalui APBD tahun 2023.

Pembangunan RTH Kaliwungu, oleh Kadis. Lingkungan Hidup Kab. Kendal Aris Irwanto dituturkan, pembangunan fisik ditargetkan selesai di tahun anggaran 2023. “Saat ini pengerjaannya sudah tahap 3 dengan nilai kontrak Rp 3,7 miliar,” tuturnya.

Adapun fungsi Ruang Terbuka Hijau, dijelaskan Aris untuk tempat santai, rekreasi dan berkreasi bagi kaum muda. Untuk itu, RTH Kaliwungu pembangunan fisiknya dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti adanya lampu tanam, lintasan jogging trek di pelataran, atau bangunan plaza. Dan bangunan sky walk dua lantai diharapkan rampung di tahun 2023.

Sementara dengan keberadaan pasar sore eks lokasi alun-alun Kaliwungu, saat ini sudah dibangunkan dua los di lokasi eks kantor desa Kutoharjo untuk para pedagang untuk bisa tetap berjualan di sekitar alun-alun Kaliwungu.

Mengkaji dari peruntukan alun-alun itu, ungkap Aris, bukan untuk tempat berjualan. Tetapi untuk masyarakat umum. “Bisa untuk bermain, santai atau rileks,” imbuhnya.

Selain itu dikatakan, untuk penempatan Pedagang Kaki Lima itu melalui SK Bupati. Atau para pedagang yang dulu menempati alun-alun Kaliwungu diibaratkan nemu emas saja.

“Hal ini terjadi, karena alun-alun dalam kondisi kosong yang dilihat strategis untuk tempat berjualan yang lama-lama berkembang hingga masyarakat menamainya pasar sore, karena pedagang menggelar dagangan di sore hari,” ungkap Aris.

Dikisahkan, pasar sore berjalan selama 20 tahun lebih tanpa penataan yang baik sehingga menimbulkan kekumuhan, semrawut dan kemacetan arus lalu lintas di seputar masjid besar Kaliwungu.

Terlepas pro dan kontra dengan adanya pembangunan Ruang Terbuka Hijau di alun-alun Kaliwungu, Aris kepada wartakadin.com menegaskan, dari kalangan masyarakat dan para kyai tidak setuju alun-alun untuk PKL atau tempat berjualan. Sriyanto

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *