Ming. Sep 25th, 2022

WARTAKADIN

Kabupaten Bekasi

Seniman, Industri Kreatif dan Group Music Siboli Tampil Di Bukit Jaro Desa Pagertoyo

1 min read

Kendal, wartakadin.com Agustus adalah bulan berekspresi dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 77 Tahun 2022 setelah masa Pademi Covid -19, juga untuk dijadikan momentum kebangkitan pemusik dan seniman Siboli yang menunjukkan kebolehan dan kemampuannya di panggung out door Bukit Jaro Desa Pagertoyo Limbangan Kabupaten Kendal pada Minggu (28/8/2022).

Hal ini disampaikan Gita Arsadana Yulisfart selaku inisiator sekaligus penyelenggara pertunjukan panggung seni dan music di Bukit Jaro Desa Pagertoyo yang berhasil menyedot ratusan penonton dari masyarakat Limbangan dan sekitarnya juga dihadiri pula Camat Limbangan, Kepala Desa Pagertoyo dan Pecinta Music setempat.

“Panggung out door ini terlaksana diilhami dari melihat eksistensi seniman dan pemusik Siboli yang selama ini kurang terwadahi dan nyaris tidak dikenal oleh masyarakat di lingkungan mereka berada,” jelasnya.

Mereka yang tampil disini, dituturkan tidak dipungut biaya. “Kegiatan ini terselenggara tanpa dukungan sponsor, atau swadana,” jelas Gita.

Di Bukit Jaro selain suguhkan music dan tari-tarian, Gita juga membawa pelukis desain yang langsung melukis logo kebangkitan pemusik Siboli juga praktek sablon kaos. “Disini saya jadikan eksplor kemampuan music, seni tari dan kreatif yang langsung bisa dilihat masyarakat,” tuturnya kepada wartakadin.com disela-sela tampilan music berlangsung.

“Memilih bulan Agustus dikatakan, karena melihat cuaca terang yang hal ini sesuai dengan konsep out door,” terangnya.

Dari ivent yang perdana ini, Gita berharap, munculnya kebangkitan music yang berkualitas, bertalenta dan original di wilayah Siboli.

“Apabila mereka ini sering tampil dan dikenal masyarakat, dengan sendirinya bisa memperoleh penghasilan tetap. Khususnya kepada para pemusik yang sudah menghasilkan karya sendiri. Juga para seniman, fotografis, videografi, soundengginer, dekorasi dan seni gambar dan seni rupa yang kami wadahi menjadi Komunitas Seniman dan Pemusik Siboli,” pungkasnya. Sriyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru